Rentetan Peristiwa Kasus Mafia Minyak Goreng hingga Seret Dirjen Jadi Tersangka

ADVERTISEMENT

Rentetan Peristiwa Kasus Mafia Minyak Goreng hingga Seret Dirjen Jadi Tersangka

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 22 Jun 2022 15:34 WIB
Eks Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi penuhi panggilan Kejaksaan Agung (Kejagung) hari ini. Ia bakal diperiksa terkait kasus ekspor bahan baku minyak goreng.
Foto: Tangkapan layar dari Kanal YouTube Komisi VI DPR RI: Momen Dirjen Kemendag, yang akhirnya jadi tersangka, bisiki M Lutfi soal mafia minyak goreng
Jakarta -

Kasus mafia minyak goreng masih berlanjut di Kejaksaan Agung (Kejagung). Terbaru, mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ikut dipanggil oleh Kejagung.

Ia dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil atau CPO atau minyak goreng. Lutfi pun diketahui memenuhi panggilan Kejaksaan Agung (Kejagung) hari ini, Rabu (22/6/2022).

Tengok lagi kasus mafia minyak goreng hingga menjerat Dirjen Kementerian Perdagangan

Lutfi Curiga Ada Mafia migor

Kemudian, Lutfi sendiri yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Perdagangan pernah mengungkapkan kecurigaannya ada pemainan mafia minyak goreng di balik kelangkaan dan mahalnya komoditas pangan itu. Kecurigaan ini diungkapkan langsung oleh Lutfi dihadapan awak media.

Saat itu, dia menjelaskan berdasarkan catatan Kementerian Perdagangan (Kemendag) sejak 28 hari terakhir, sudah terkumpul lebih dari 500 juta liter minyak goreng untuk masyarakat. Data itu dalam rentan bulan Februari-Maret 2022. Meski jumlahnya berlimpah, harga yang ada di pasaran belum sesuai HET pemerintah.

Melihat ketidaksinkronan data tersebut, saat itu Lutfi mengaku tak akan memberi ampun kepada para spekulan yang menyebabkan kelangkaan minyak goreng.

"Nah ini yang kami cek. Kami peringatkan, terutama bagi mafia minyak goreng yang berusaha mendapat keuntungan sesaat, kami akan data, kami tertibkan, dan kami akan sikat bersama," ungkap Lutfi di pabrik PT Bina Karya Prima, Jakarta, Selasa (15/3/2022).

Beberapa hari kemudian, Lutfi juga mengatakan pihaknya dan kepolisian telah memegang nama calon tersangka mafia minyak goreng. Keterangan ini disampaikan Lutfi dalam rapat dengan Komisi VI DPR RI yang diselenggarakan, Kamis (17/3)

"Senin akan diumumkan oleh kepolisian. Pasti kita akan karungi," kata Lutfi di hadapan Komisi VI DPR RI saat itu.

Bahkan, Lutfi menyebutkan tiga modus mafia minyak goreng yang saat itu namanya ada di tangannya.

"Ada tiga target yang akan ditetapkan Senin. Pertama minyak goreng curah subsidi dialirkan ke industri menengah ke atas, kedua minyak goreng curah subsidi di-repacking menjadi minyak goreng premium, ketiga minyak goreng curah subsidi dialirkan ke luar negeri," jelasnya.

Dirjen Kemendag bisiki Lutfi soal mafia minyak goreng

Dalam kesempatan yang sama pada rapat dengan Komisi VI DPR RI itu, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana yang membisikan informasi terkait tersangka mafia minyak goreng kepada Lutfi.

Awalnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memang dicecar terkait mafia minyak goreng oleh anggota dewan. Hingga, ada momen Indrasari menghampiri Lutfi dan membisikkan informasi terkait tersangka mafia minyak goreng.

Pada momen tersebut, Lutfi tampak menyimak apa yang dikatakan Indrasari. Kemudian, diungkapkan informasinya kepada Komisi VI DPR RI. Demikian dilihat dari YouTube Komisi VI DPR RI.

"Jadi Pak Ketua saya baru dikasih tahu oleh Pak Dirjen Perdagangan Luar Negeri hari Senin sudah ada calon tersangkanya," kata Lutfi setelah mendapat bisikan dari Indrasari.

Dirjen Kemendag yang bisiki soal mafia minyak goreng justru jadi tersangka. Langsung klik halaman berikutnya

Simak Video: Tiba di Kejagung, Lutfi Jalani Pemeriksaan Perkara Minyak Goreng

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT