ADVERTISEMENT

Perjalanan Bisnis Holywings: Dari Kedai Nasi Goreng Jadi Kelab Malam

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 26 Jun 2022 13:00 WIB
Holywings
Foto: Holywings/detikHOT
Jakarta -

Holywings tak henti-hentinya menjadi sorotan publik. Setelah pernah jadi perbincangan publik di masa PPKM karena menyebabkan kerumunan, kini Holywings kembali diperbincangkan karena konten promosinya.

Selama sepekan ke belakang konten promosi kelab malam besar itu disebut menistakan agama. Holywings mengeluarkan promo minuman beralkohol gratis bagi yang bernama Muhammad dan Maria.

Kini promosi yang diunggah akun Instagram ofisial Holywings itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Kasusnya pun sudah bergulir di kepolisian saat ini dengan beberapa orang staf kelab malam itu diciduk dan dijadikan tersangka.

Bisnis Holywings sendiri cukup berkembang dengan pesat hanya dalam hitungan tahun. Dari catatan detikcom, dirangkum Minggu (26/6/2022), Holywings berdiri pada 2014 yang bisnisnya menaungi beer house, lounge, dan kelab malam.

Nah yang unik, gemerlap kehidupan malam Holywings bermula dari sebuah kedai yang menjual nasi goreng. Sebelum jadi besar seperti sekarang, Holywings adalah kedai nasi goreng bernama Kedai Opa yang dibesut di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Hal itu pernah diungkapkan oleh Co-Founder Holywings Ivan Tanjaya, dalam sebuah wawancara dikutip detikcom dari akun YouTube Holywings. Dia merintis bisnis tersebut bersama Eka Setia Wijaya.

"Nggak langsung Holywings. Tapi yang waktu nggak langsung Holywings yang gua nyoba F&B; itu namanya Kedai Opa. Itu gua berdua sama Eka (salah satu owner). Berdua sama Eka, di Kelapa Gading (jalan) tiga bulan (konsepnya) nasi goreng," kata Ivan.

Kedai nasi goreng tersebut berdiri di sebuah ruko. Sayangnya hanya bertahan selama tiga bulan karena bisnis tersebut sulit berkembang. Akhirnya dia dan Eka mengambil langkah 'seribu' dan memutuskan untuk mengubah konsep bisnis. Keduanya mengajak tiga rekannya untuk membangun bisnis Holywings.

"Pada saat itu gua pikir nih, gua geber (Kedai Opa) mati, gua tahan gua mati juga. Habis itu gua sama Eka berpikir ya udah lah kita ganti konsep total. Ganti konsep total sesuai apa yang gua belajar dari China, minum sambil makan sambil live music," tuturnya.

Berkat itu Holywings mulai berhasil mengepakkan saya kesuksesannya. Kesuksesan Holywings membuat beberapa pesohor kepincut untuk menyuntikkan modal ke perusahaan. Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dan artis Nikita Mirzani salah satunya.

Pada Mei 2021 lalu, Hotman Paris mengumumkan menjadi pemegang saham Holywings bersama artis Nikita Mirzani. Hotman Paris mengaku sampai mencairkan empat depositonya untuk membeli saham Holywings.

Meski demikian dia tidak mau menyebutkan berapa dana yang digelontorkan, namun yang jelas jumlahnya sangat besar.

"Sebulan ini lu tahu nggak kerja gua apa? Deposito gua, gua cairin habis-habisan ini 1 2 3 4 untuk bayar ke mereka ini. Pokoknya besar mana ada Hotman main saham miliar-miliar nggak mungkin lah pokoknya besar. (Triliun?) Enggak lah Aminin," ujar Hotman.

Namun Hotman Paris dan Nikita Mirzani pada akhirnya berhasil melakukan pertemuan dengan jajaran Holywings untuk melakukan penandatanganan bergabungnya mereka.

"Sudah ditandatangani akta jual beli saham di mana Hotman Paris dan Nikita resmi sebagai pemegang saham dari Holywings, never stop flying," kata Hotman di The Breeze BSD City, Tangerang, (7/52021) lalu.



Simak Video "Holywings di Semarang Ditutup-Logo Dilepas"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT