ADVERTISEMENT

Kolom

Gaji ke-13: Stimulus Ekonomi dari/untuk Para Pengabdi Negeri

Muhammad Nur - detikFinance
Senin, 27 Jun 2022 17:32 WIB
Infografis daftar penerima gaji ke-13 cair Juli
Foto: Infografis detikcom/Fuad Hasim
Jakarta -

Sebentar lagi, di awal bulan Juli tahun 2022 kabar gembira kembali menghampiri para pengabdi negeri ini. Melalui PP Nomor 16 Tahun 2022 dan PMK Nomor 75/PMK.05/2022, pemerintah akan mencairkan gaji ketiga belas bagi para aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan tahun 2022 yang bersumber dari APBN.

Sebelumnya di bulan April pemerintah mencairkan THR yang tidak hanya komponen gaji saja, tetapi juga disertai dengan komponen tunjangan sebesar 50%. Demikian halnya dengan gaji ke-13 yang akan dicairkan di awal bulan Juli ini, menggunakan skema yang sama dengan pembayaran THR.

Tahun ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 34,3 triliun untuk pembayaran gaji ke-13, di mana jumlah ini adalah sama/sebanding dengan anggaran untuk pembayaran THR bulan April lalu (kemenkeu.go.id, 15 April 2022).

Menteri Keuangan menyatakan bahwa pembayaran THR dan gaji ke-13 merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan konsumsi masyarakat di tengah membaiknya kondisi pandemi COVID-19 serta pemulihan ekonomi yang semakin kuat. THR dan gaji ke-13 diharapkan dapat menjadi stimulus bagi perekonomian negeri ini (kemenkeu.go.id, 15 April 2022).

Pembayaran THR dan gaji ke-13 tahun 2022 ini juga menjadi instrumen dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), di mana fokus PEN adalah pada sektor kesehatan, perlindungan sosial untuk masyarakat miskin dan rentan, serta penguatan pemulihan ekonomi -terutama UMKM.

Jika dilihat lagi ke belakang pada tahun 2021 di mana pemerintah hanya mencairkan THR dan gaji ke-13 tanpa komponen tunjangan di dalamnya, maka hal ini tetap memberi dampak positif sebagai tuas pengungkit konsumsi rumah tangga yang juga berdampak bagi pertumbuhan ekonomi nasional (money.kompas.com, 4 Juni 2021).

Kala itu, pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua 2021 diprediksi mencapai angka 7,1 - 8,3%, jauh melebihi proyeksi pemerintah sebelumnya di angka 6,9 - 7,8%.

Kabar gembira ini tentu disambut antusias oleh banyak pihak. Sebagaimana diketahui, awal bulan Juli juga merupakan awal tahun ajaran baru bagi anak-anak sekolah. Maka dengan cairnya gaji ke-13, diharapkan para orang tua dapat menggunakannya untuk membayar (setidaknya sebagian) uang masuk dan/atau uang daftar ulang bagi anak-anaknya yang bersekolah.

Lanjut ke halaman berikutnya



Simak Video "Ketua DPRD Tolitoli Nyaris Adu Jotos dengan Kepala BKD"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT