ADVERTISEMENT

Istri dan Anak Joe Biden Dilarang Masuk Rusia Selamanya!

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Rabu, 29 Jun 2022 16:22 WIB
LAS VEGAS, NEVADA - FEBRUARY 21: Dr. Jill Biden (L) and her husband, Democratic presidential candidate former Vice President Joe Biden, arrive at a community event at Hyde Park Middle School on February 21, 2020 in Las Vegas, Nevada. Joe Biden is campaigning one day before the Nevada Democratic presidential caucuses.   Ethan Miller/Getty Images/AFP
Joe Biden dan Istri/Foto: Dok. AFP
Jakarta -

Rusia mengumumkan sejumlah nama warga Amerika Serikat (AS) yang dilarang secara permanen untuk datang ke negaranya. Ada 25 warga AS yang dilarang permanen datang ke Rusia, termasuk anak dan istri Joe Biden.

Langkah Rusia ini merupakan balasan atas sanksi AS yang terus meluas terhadap politisi dan tokoh masyarakat Rusia. Beberapa nama yang masuk daftar tersebut merupakan tokoh politik hingga akademisi AS.

"Serta anggota keluarga Presiden AS Joe Biden," tulis rilis resmi Kementerian Luar Negeri Rusia, dikutip Rabu (29/6/2022).

Pada Mei 2022 lalu, Rusia juga telah melarang masuk permanen 963 warga AS. Di antaranya ada Presiden AS Joe Biden, Wakil Presiden AS Kamala Harris, hingga Aktor AS Morgan Freeman.

Daftar 25 warga AS yang dilarang masuk ke Rusia:

  1. Jill Tracy Jacobs Biden, Istri Presiden AS Joe Biden
  2. Ashley Blazer Biden, Putri Presiden AS Joe Biden
  3. Charles Ernest Grassley, Senator AS dari Lowa
  4. Larry Jay Diamond, Profesor di Universitas Stanford
  5. Kirsten Elizabeth Rutnik Gillibrand, Senator AS dari New York
  6. Jeffrey Sonnenfeld, Pendiri dan CEO Yale Chief Executive Leadership Institute
  7. Bronte Kaas, Manajer Program Freeman Spogli Institute for International Studies di Universitas Stanford
  8. Craig Kennedy, Pengacara Davis Centre for Russian and Eurasian Studies di Universitas Harvard
  9. Ann Clanan, Profesor di Stanford Centre for International Security and Cooperation
  10. Susan Margaret Collins, Senator AS dari Maine.
  11. David J. Kramer, Mantan Asisten Sekretaris Negara untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Perburuhan AS
  12. Lester Crown, Profesor di Universitas Yale
  13. Addison Mitchell McConnell III, Senator AS dari Kentucky
  14. Christopher Miller, Asisten Profesor di Universitas Tufts
  15. Mistry Dinshaw, Mahasiswa Pascasarjana di Hoover Institution dan Stanford Law School
  16. Richard L. Morningstar, Mantan Duta Besar AS untuk Azerbaijan dan Utusan Khusus Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk Energi Eurasia
  17. Jacob Nell, Mantan kepala ekonom Rusia dan kepala ekonomi Eropa di Morgan Stanley
  18. Richard Nephew, Periset Senior di Pusat Kebijakan Energi Global Universitas Columbia
  19. Benjamin Eric Sasse, Senator AS untuk Nebraska
  20. Kathryn Stoner, Anggota Akademisi Senior di Universitas Stanford
  21. Edward Fishman, Mantan Kepala Kantor Kebijakan dan Implementasi Sanksi Ekonomi di Departemen Luar Negeri AS
  22. Yoshiro Francis Fukuyama, Profesor di Universitas Stanford
  23. Martin Trevor Heinrich, Senator AS dari New Mexico
  24. James Hodson, CEO di AI for Good Foundation dan Co-Organizer di Economists for Ukraine Group
  25. Benjamin Schmitt, Ilmuwan Proyek Pengembangan di Universitas Harvard
(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT