Pemerintah Ancam Batalkan Proyek Berkinerja Buruk
Rabu, 14 Jun 2006 11:35 WIB
Jakarta - Pemerintah akan membatalkan proyek-proyek negara yang berkinerja buruk, yang pendanaannya didapat dari pinjaman luar negeri."Proyek-proyek yang kinerjanya buruk dan sulit diperbaiki akan saya usulkan untuk direalokasikan atau dibatalkan," kata Menneg PPN/Kepala Bappenas, Paskah Suzetta, dalam pidatonya pada pertemuan CGI ke-15 di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (14/6/2006).Pemerintah, ungkap Paskah, menginginkan agar semua kegiatan pembangunan termasuk yang didanai dari pinjaman luar negeri betul-betul memberikan manfaat bagi rakyat."Kualitas belanja pemerintah menjadi prioritas perbaikan, saya akan terus pantau dan evaluasi proyek-proyek luar negeri," tegasnya. Saat ini, lanjut Paskah, pinjaman luar negeri yang diusulkan adalah pinjaman yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Pemerintah juga akan sangat selektif berutang, mengingat beban pembayaran utang yang sudah sangat memberatkan anggaran pemerintah.Paskah menjelaskan, dengan berbagai upaya perbaikan manajemen pinjaman luar negeri, maka beban utang termasuk utang luar negeri akan terus menurun sesuai target pemerintah.
(ir/)











































