Permak Yogya, RI Ajukan Dana ke CGI Rp 11,7 Triliun

Permak Yogya, RI Ajukan Dana ke CGI Rp 11,7 Triliun

- detikFinance
Rabu, 14 Jun 2006 14:40 WIB
Jakarta - Pemerintah mengajukan dana hingga Rp 11,7 triliun untuk merehabilitasi dan merekonstruksi Yogya. Dana itu diajukan dalam forum pertemuan ke-15 Consultative Group on Indonesia (CGI) yang digelar hari ini.Rincian kebutuhan dana itu adalah untuk rehabilitasi perumahan senilai Rp 7 triliun, Rp 2,8 triliun untuk rehabilitasi sosial, Rp 1,3 triliun untuk rehabilitasi sektor ekonomi, Rp 420 miliar untuk rehabilitasi infrastruktur, dan Rp 200 miliar untuk rehabilitasi lintas sektor.Dalam estimasi awal, kerugian dan kerusakan akibat gempa Yogya mencapai Rp 29,2 triliun. Kerugian terbesar dari sektor perumahan Rp 15,3 triliun. Untuk sektor sosial yang terdiri dari pendidikan dan kesehatan mencapai Rp 4 triliun.Sektor produktif yakni pertanian, industri dan perdagangan Rp 9 triliun. Sektor infrastruktur seperti telekomunikasi, transportasi dan air bersih sebesar Rp 600 miliar. Sedangkan untuk lintas sektor yang terdiri dari lingkungan, keamanan dan antarpemerintah sebesar Rp 300 miliar.Data terakhir sektor perumahan mencatat total kerusakan 358.694 unit. Terdiri dari rumah roboh 75.315 unit, rusak berat 116.211 unit, dan rusak ringan 167.168 unit."Sektor perumahan merupakan salah satu aspek utama dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi ini karena sangat berkaitan dengan aspek sosial baik agama, ekosistem dll," ujar Deputi Menko Perekonomian Bayu Krisnamurti yang ditemui di sela pertemuan CGI di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (14/6/2006).Bayu menambahkan, pembangunan harus dilakukan masyarakat sendiri dan pemerintah hanya akan men-support dan memfasilitasi.Sejumlah lembaga atau negara anggota CGI yang sudah berkomitmen memberikan hibah Islamic Development Bank (IDB) sebesar US$ 1 juta. Untuk tahun 2006, IDB berkomitmen memberikan dana sebesar US$ 166,14 juta untuk 6 proyek dan dua bantuan teknik untuk mengembangkan sektor mikro dan UMKM di Aceh senilai US$ 734,69 juta.Selain IDB adalah ADB sebesar US$ 10 juta, Spanyol 500 ribu euro, Norwegia US$ 3,5 juta, Jerman 1,3 juta euro. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads