Janet Yellen Telepon Wakil PM China, Mau Cabut Tarif Dagang Era Trump

ADVERTISEMENT

Janet Yellen Telepon Wakil PM China, Mau Cabut Tarif Dagang Era Trump

Ilyas Fadhillah - detikFinance
Rabu, 06 Jul 2022 09:06 WIB
Treasury Secretary Janet Yellen testifies during a House Committee on Financial Services hearing on the Annual Report of the Financial Stability Oversight Council, Thursday, May 12, 2022 on Capitol Hill in Washington. (Graeme Jennings/Pool photo via AP)
Foto: Graeme Jennings/Pool photo via AP
Jakarta -

Menteri Keuangan AS Janet Yellen dan Wakil Perdana Menteri China Liu He melakukan pembicaraan secara virtual. Dalam pembicaraan itu, keduanya membahas kemungkinan tarif perdagangan yang diberlakukan Donald Trump akan dicabut.

Sebelumnya Bloomberg dan The Wall Street Journal melaporkan, AS kemungkinan akan mencabut tarif perdagangan untuk barang-barang China dalam minggu ini. Selain itu, kedua belah pihak juga membahas perkembangan makro ekonomi dan stabilitas rantai pasok di industri global. Adapun pembicaraan itu diprakarsai oleh AS.

China dan AS menyebut jika ekonomi global sedang menghadapi tantangan berat. Keduanya menempatkan signifikansi pada koordinasi kebijakan yang lebih baik.

Sementara itu, Bank Dunia hingga Wall Street mengkhawatirkan risiko resesi global, hingga inflasi yang semakin tinggi. Kondisi ini sedang dihadapi konsumen di AS dan Eropa.

Di sisi lain, ekonomi China masih terpuruk akibat kebijakan COVID-19. Analis khawatir jika ekonomi China dapat berkontraksi pada kuartal kedua.

Obrolan antara Janet dan Liu terjadi setelah Bloomberg menyebut Presiden Joe Biden kemungkinan akan mencabut beberapa tarif perdagangan untuk produk dari China. Langkah itu dianggap sebagai salah satu solusi melawan percepatan inflasi.

The Wall Street Journal juga menyebut bahwa Biden akan memberlakukan kebijakan tersebut mulai minggu ini. Namun, Gedung Putih belum mengeluarkan pernyataan apa pun.

Tahun 2018, tarif dagang AS terhadap impor produk China senilai US$ 34 miliar. Sejak berlakunya kebijakan itu, ketegangan antara kedua belah pihak terus meningkat.

Masing-masih negara memberlakukan tarif baru yang tinggi mencapai miliaran dolar. Namun setelah negosiasi berbulan-bulan, gencatan senjata perdagangan berlaku pada Januari 2020.



Simak Video "Saat Elon Musk Singgung Donald Trump Pakai Meme Mesum"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT