ADVERTISEMENT

Dolar AS Rp 15.000, Siap-siap Harga Laptop Bisa Naik Sampe Sejuta

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 06 Jul 2022 14:39 WIB
Laptop
Foto: Aulia Damayanti-detikcom
Jakarta -

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) belakangan ini mendekati Rp 15.000. Sementara beberapa bank tercatat telah menjual dolar AS di harga Rp 15.000.

Merespon hal tersebut pemilik toko Laptop di ITC Roxy Kuningan, bernama Yunyun memperkirakan, jika dolar naik harga laptop akan ada kenaikan hingga Rp 1 juta sampai 2 juta. Meskipun dolar bukan satu-satunya penyebab kenaikan harga laptop.

"Misalnya HP Athlon silver dulu Rp 4,3 juta pas PPKM ketika dolar juga naik jadi Rp 5,6 juta. Ya seperti itulah kenaikannya. Tapi faktornya ga dolar aja," ujarnya, saat ditemui detikcom, Rabu (6/7/2022).

Ia menambahkan kenaikan harga laptop bervariasi dan tidak menentu. Dia mencontohkan, saat Indonesian wajib PSBB. Ia mengakui saat itu harga laptop baik tajam karena adanya penguatan dolar AS dan faktor lainnya.

"Saat itu PSBB yang berasa, dolar naik, permintaan banyak kan ya pada WFH, terus barang susah juga masuk, sampai kita aja pernah habis. Itu harga laptop yang Rp 4 juta bisa jadi Rp 6 juta. Yang murah Rp 3 juta bisa naik ke angka Rp 5 juta," ungkapnya.

Penjaga toko Laptop lainnya, mengatakan kenaikan dolar AS hanya mempengaruhi harga laptop. Sementara aksesoris, perlengkapan laptop atau komputer tidak berpengaruh.

"Kalau aksesoris, keyboard, modem wifi itu nggak berpengaruh. Kalau laptop pasti ngasuh. Dolar naik ya laptop ada kenaikan," ungkapnya.

Meski diketahui dolar AS sudah tembus Rp 15.000, ia mengatakan belum ada kenaikan harga laptop saat ini. "Kalau sekarang nggak sih masih anteng-anteng aja, tetapi ya itu benar kalau dolar AS naiknya lama pasti akan ada kenaikan harga laptop," tutupnya.



Simak Video "Daftar HP Terbaru Vivo Bulan Mei 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT