JBIC 'Restui' RI Lunasi Utang ke IMF
Kamis, 15 Jun 2006 13:40 WIB
Jakarta - Pelunasan utang Indonesia ke IMF bakal mulus. Japan Bank for International Corporation (JBIC) yang menjadi batu sandungan kini sudah memberikan restunya.Pinjaman dari JBIC nyangkut dalam pinjaman IMF ke Indonesia. Dalam salah satu klausul perjanjian dengan JBIC dikatakan bahwa jika Indonesia melunasi utang ke IMF, maka Indonesia juga harus melunasi utangnya ke JBIC.Pemerintah pun berupaya melakukan lobi ke JBIC agar utang dengan kreditor Jepang itu tidak diparalelkan dengan percepatan utang IMF."Sudah disetujui. Yang US$ 780 juta itu tidak perlu dipercepat. Jadi kalau BI mau mempercepat pembayaran, ya tidak masalah," ujar Dirjen Perbendaharaan Depkeu Mulia P Nasution di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/6/2006).Pemerintah dan JBIC sudah melakukan negosiasi dan pada hari ini rencananya surat persetujuan itu ditandatangani oleh pejabat JBIC."Dirjen JBIC dalam akhir bulan ini akan datang ke Indonesia untuk menyampaikan hal tersebut. Jadi tidak ada prepayment. Hari ini surat persetujuannya dikirim ke Jakarta," ungkap Mulia.Pemerintah Indonesia berniat mempercepat pembayaran utang ke IMF yang mencapai US$ 7,5 miliar dalam kurun waktu hingga 2007. Bahkan jika cadangan devisa memungkinkan, seluruh utang IMF akan dilunasi pada tahun ini.
(qom/)











































