Rajawali Berharap Transaksi dengan Cemex Rampung 2 Juli
Jumat, 16 Jun 2006 10:50 WIB
Jakarta - Cemex secara resmi menolak keinginan pemerintah Indonesia untuk membeli sahamnya di PT Semen Gresik Tbk. Cemex memilih untuk memberikan sahamnya ke Grup Rajawali, dengan kompensasi berupa pencabutan gugatan arbitrasenya.Dengan demikian, langkah Grup Rajawali untuk menguasai 24,9 persen saham Semen Gresik akan semakin mulus. Perusahaan milik Peter Sondakh ini pun berharap bisa menutup transaksi pembelian saham itu pada 2 Juli."Kita secepatnya akan berkomunikasi untuk membicarakan soal legal. Minggu depan akan kita bereskan dan kita usahakan selesai pada tanggal 2 Juli yang merupakan batas akhir close deal," ujar Managing Director & Chief Business Development Grup Rajawali, Darjoto Setiawan dalam perbincangannya dengan detikcom, Jumat (16/6/2006).Darjoto menyampaikan hal tersebut sehubungan dengan adanya surat resmi dari Cemex yang akan mencabut gugatannya ke arbitrase internasional, yang diajukan terhadap Pemerintah Indonesia apabila transaksi jual beli saham dengan Rajawali Grup tercapai.Menneg BUMN Sugiharto sebelumnya telah memberi sinyal akan merestui Grup Rajawali. Ada empat syarat yang harus dipenuhi oleh Cemex yakni pencabutan arbitrase, pelurusan hak istimewa, akomodasi aspirasi daerah dan tak ada kartel semen.Rencananya, Grup Rajawali akan membayar 24,9 persen saham Cemex di Semen Gresik senilai US$ 337 juta. Rajawali sendiri mengaku sudah mempersiapkan dana tersebut.
(qom/)











































