ADVERTISEMENT

Liputan Khusus

Bagaimana Bocah Citayam-Bojong Kumpulin Modal Buat 'Invasi' Sudirman?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 12 Jul 2022 11:16 WIB
Fenomena muda mudi Citayam nongkrong di Taman Dukuh Atas Jakarta menjadi perbincangan hangat. Kini mereka menggelar Citayam Fashion Week di Jakarta.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Pemandangan di area Taman Dukuh Atas, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat kini sudah jauh berbeda, khususnya sore hari di akhir pekan. Kawasan tersebut kini ramai dan didominasi oleh para remaja.

Konon, para remaja ini adalah bocah Citayam dan Bojong. Meski, sebenarnya mereka juga berasal dari berbagai daerah penyangga Jakarta seperti Bekasi dan Tangerang.

Mereka datang dengan gaya yang nyentrik. Sehingga, orang yang melihatnya bisa menebak jika para remaja ini bocah Citayam cs.

Banyaknya bocah Citayam cs yang memakai setelan nyentrik ini pun juga seolah menjadikan Sudirman sebagai tempat pertarungan mode.

Beberapa bocah Citayam dan Bojong diketahui, datang ke Taman Dukuh Atas hanya untuk nongkrong dan cari teman. Ada juga yang ke sana karena ingin foto-foto.

Tentu saja, mereka bukan tanpa modal. Sebab, nongkrong di Sudirman pun tetap mengeluarkan biaya karena mesti jajan.

Modal sebagai amunisi mereka nongkrong beragam. Roy asal Citayam misalnya, kini telah memiliki pendapatan dari collab konten untuk TikTok dan Youtube.

Pria yang belakangan ini populer karena kisah cintanya dengan Jeje ini menuturkan, baru dua bulan ke belakang ini diajak bikin konten.

"Kalau orang yang ngajakin saya sih nggak ada setahun, paling sudah dua bulan diajakin konten sama orang," katanya kepada detikcom, Minggu malam (10/7/2022).

Pendapatan dari collab ini beragam. Roy mengaku, bayaran yang ia terima saat collab paling rendah Rp 700 ribu. Lalu paling besar Rp 1-5 juta hingga Rp 2 juta untuk satu konten.

"Kalau yang collab tergantung kalau Youtubenya udah besar harganya gede, kalau yang baru-baru harganya sedikit lah," ujarnya.

Roy tak mengingat secara pasti uang yang ia dapat dari collab konten tersebut. Tapi, ia mengatakan, pada bulan lalu mendapat uang sekitar Rp 2 juta dari konten.

"Ada sih Rp 2 jutaan sebulan," katanya.

Selain Roy, ada juga anak Bojong yang biasa disapa Codet. Remaja yang merupakan pelajar kelas 3 SMP ini mengaku modalnya untuk ke Sudirman terkadang diberi oleh saudara.

Codet biasanya menghabiskan uang Rp 60 ribu dengan rincian Rp 10 ribu ongkos kereta dan Rp 50 ribu uang jajan. Selain itu, Roy juga mendapatkan modal nongkrong dari collab konten.

"Paling Rp 200 ribu besoknya dikasih lagi," katanya.

Sementara, Betz asal Depok mengaku telah bekerja di tempat cucian motor. Dalam sebulan, ia mendapat gaji Rp 1 juta per bulan yang sebagian ia pakai untuk nongkrong.

Sama dengan Roy dan Codet, Betz juga mendapat penghasilan lain dari collab konten. Biasanya, Betz mendapat bayaran sekitar Rp 700 ribu untuk sekali konten.

"(paling kecil) Rp 700 ribu," katanya.

Simak video 'Bocil - bocil dengan Outfit Maksimal Tampil di 'Citayam Fashion Week'':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT