Menkeu Rusia & Ukraina Bakal Hadiri G20 Bali, tapi Virtual

ADVERTISEMENT

Menkeu Rusia & Ukraina Bakal Hadiri G20 Bali, tapi Virtual

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 12 Jul 2022 22:15 WIB
G20 Bali
Foto: G20 Bali (Aulia Damayanti/detikcom)
Nusa Dua -

Menteri Keuangan (Menkeu) Rusia Anton Siluanov dan Menkeu Ukraina, Serhii Marchenko dipastikan bakal hadir dalam pertemuan para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Presidency G20 di Bali. Pertemuan itu diagendakan pada tanggal 15 dan 16 Juli 2022.

Namun, kehadiran Menkeu dari kedua negara yang berperang itu tidak hadir secara fisik, hanya virtual. Hal ini dikatakan oleh Kepala Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral (PKPPIM) Kementerian Keuangan, Dian Lestari.

"Ukraina kita undang sama seperti FMCBG kedua. Kehadirannya rencananya virtual," katanya dalam Taklimat Media di gedung Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Selasa (12/7/2022).

Dalam kesempatan itu, Ukraina disebut akan memberikan perspektif bagaimana kondisi perang. Termasuk dampak dari perang yang menimbulkan pukulan, baik dua negara perang itu dan global.

"Memberikan perspektif dari sisi Ukraina dengan kondisi perang, apa saja yang menimbulkan tantangan baik dari perspektif nasional maupun Ukraina sebagai bagian masyarakat global. Kehadirannya rencananya virtual," jelasnya.

Kemudian, Menkeu Rusia Anton Siluanov juga akan hadir tetapi virtual. "Rusia nanti menterinya hadir virtual dan deputinya hadir fisik. Tapi nanti intervensinya datang dari menkeunya," tambahnya.

Dian juga menerangkan, intinya kedua negara akan sama sama menyampaikan pandangannya terkait kondisi perang. Terkait dampak dari perang juga tentunya menjadi pembahasan semua negara dalam pertemuan di Bali ini.

"Jadi dampak perang sebagai bagian dari member, mereka akan diberi kesempatan memberikan pandanganya," tutupnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Bank Indonesia sempat menyampaikan beberapa waktu lalu bahwa Menkeu dan Gubernur Bank Sentral dari anggota G20 dipastikan akan hadir secara fisik, kecuali China yang disebut hanya hadir virtual.

"Pertemuan kali ini pertemuan yang cukup besar dari kehadiran peserta, sejumlah Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral akan hadir secara fisik termasuk delegasinya total dari 71 delegasi ada 69 delegasi sudah mengatakan akan hadir, itu termasuk member G20. Kalau kita lihat negaranya, hanya China yang hadir secara virtual, selebihnya fisik," kata Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo, dalam Taklimat Media secara virtual, Kamis (7/6).

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT