JK Mengeluh Tak Bisa Jual Aset
Jumat, 16 Jun 2006 15:16 WIB
Jakarta -
Aset-aset pemerintah Indonesia yang berkualitas oke sudah dijual seperti Indosat dll. Kini aset-aset yang tersisa adalah yang kualitasnya jelek sehingga susah dijual. Wapres Jusuf Kalla pun berkeluh kesah.Keluh kesah itu disampaikan Kalla saat ditanya wartawan soal opsi penjualan aset negara untuk menutup defisit ketimbang ngutang ke CGI. "Sebetulnya iya. Tetapi aset kita apa lagi yang mau dijual. Semuanya sudah habis dijual oleh yang dulu-dulu. Indosat, yang baik-baik, semua sudah dijual. Yang jelek-jelek yang sisa," tegas Kalla di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (16/6/2006).Dengan kondisi aset yang tidak baik itu, Kalla pesimistis bisa menjualnya. "Siapa mau beli. Kita tawarkan yang jelek, tidak mau beli. Kita tawarkan yang baik, marah pula yang lain," keluh JK.Penerbitan Surat Utang Negara (SUN) juga dinilai tidak terlalu menguntungkan terutama dari sisi bunga yang tinggi dan jangka waktunya yang pendek."SUN itu suku bunganya 12 persen. Kalau soft loan kan cuma 2-3 persen, jangka waktunya juga lama," jelas Kalla.Soal relokasi pinjaman CGI, Kalla mengatakan bahwa hal itu tidak mudah dilakukan mengingat masing-masing pinjaman sudah ada posnya.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































