Jokowi Bidik 20 Juta UMKM Go Digital, Pengusaha Muda Siap Bantu

ADVERTISEMENT

Jokowi Bidik 20 Juta UMKM Go Digital, Pengusaha Muda Siap Bantu

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 14 Jul 2022 14:14 WIB
Pekerja sedang menyelesaikan pembuatan mebel bambu berbahan dasar bambu laminasi di industri kerajinan mebel bambu di Seyegan, Sleman, Yogyakarta, Rabu (25/11/2020).
Foto: PIUS ERLANGGA
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar bisa melek digital. Jokowi menargetkan ada 20 juta UMKM yang bisa go digital.

Pelaku usaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia semringah dengan langkah yang dilakukan Jokowi. Selain terbukti bisa menangkal krisis, UMKM dianggap bisa mendongrak ekonomi masyarakat.

"Akan sangat berdampak pastinya untuk pelaku usaha, pemberian NIB perseorangan ini akan membangkitkan semangat pengusaha UMKM agar semakin kolaboratif, dan terus bersinergi," ujar Ketua BPP HIPMI Bidang Keuangan dan Perbankan, Anggawira dalam keterangannya, Kamis (14/7/2022).

Presiden Jokowi kemarin memberikan Nomor Induk Berusaha (NIB) Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perseorangan. Angga menyebut, ini langkah tepat dan memang harus dilakukan. Pasalnya, menurut dia peningkatan pertumbuhan jumlah pelaku usaha UMKM menjadi sebuah keniscayaan jika pertumbuhan ekonomi Indonesia ingin terus maju.

"Di tengah ekonomi seperti saat ini, kita butuh superteam, bukan superman. UMKM perseorangan akan mendorong pelaku UMKM untuk bersinergi dengan sektor lainnya seperti pendanaan dan akses permodalan," terang Anggawira.

Anggawira menilai, ke depan diperlukan terus kebijakan yang inovatif. Apalagi dengan kehadiran Online Single Submission (OSS) yang dikelola oleh Kementerian Investasi/BKPM akan dimungkikan adanya kolaborasi dari level data.

"Kehadiran OSS harus dimanfaatkan agar mendorong kolaborasi UMKM bahkan dari level data contohnya melalui marketplace dan fintech, jangan sampai pelaku UMKM kita tidak bisa memanfaatkan kemajuan teknologi, oleh karena itu HIPMI juga harus hadir untuk membuat ekosistem bagi pelaku UMKM untuk tumbuh bersama," kata Anggawira yang juga Bakal Calon Ketua Umum BPP HIPMI 2022-2025 ini.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan agar ada 20 juta UMKM onboarding atau go digital pada 2022 ini. Sementara sekarang jumlahnya baru 17,5 juta UMKM.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam Rakornas Transformasi Digital dan Pendataan Lengkap KUMKM 2022 yang ditayangkan secara virtual melalui kanal YouTube.

"Saya titip agar dalam rakernas ini bisa dipastikan jumlah UMKM kita yang onboarding digital, yang masuk ke marketplace, yang masuk ke platform digital tahun 2022 ini harus mencapai target 20 juta, minimal 20 juta," katanya Senin (28/3/2022).



Simak Video "Penuh Kejutan di Closing Ceremony UMKM EXPO(RT) BRIlianpreneur 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT