ADVERTISEMENT

Di Depan Pengusaha, Menkumham Bicara Aturan untuk Kemudahan Bisnis

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 14 Jul 2022 21:56 WIB
Menkumham Yasonna Laoly (Dok Kemenkumham)
Foto: Menkumham Yasonna Laoly (Dok Kemenkumham)
Jakarta -

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly bicara mengenai reformasi regulasi untuk mendorong kemudahan bisnis. Hal itu disampaikan Yasonna saat mengikuti diskusi meja bundar yang membahas isu-isu terkait kebijakan pendirian usaha, kekayaan intelektual, dan imigrasi.

Diskusi berlangsung dalam pertemuan Swiss-Asian Chamber of Commerce (SACC) dalam Roundtable Discussion on Recent Development in Indonesia yang berlangsung pada tanggal 12 Juli 2022 di Zurich, Swiss. Yasonna mewakili pemerintah Indonesia menyampaikan langkah strategis yang telah diambil untuk mendukung program pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19.

"Reformasi regulasi sangat diperlukan untuk meningkatkan tingkat kemudahan dalam melaksanakan bisnis dalam rangka menarik komunitas bisnis dan para investor asing, termasuk bisnis dan investasi yang berasal dari negara Swiss," ujar Yasonna dalam keterangan tertulis, Kamis (14/7/2022).

Reformasi regulasi ini khususnya dibuat setelah berlakunya perjanjian pemerintah Indonesia dengan anggota negara European Free Trade Association (EFTA) yang beroperasi sejak November 2021.

Tujuan dari pertemuan ini adalah pemulihan ekonomi dan rencana dalam mempertahankan momentum ekonomi, arah dan stabilitas terkait kebijakan investasi asing langsung di Indonesia.

Sebagai informasi, SACC memiliki 520 anggota, baik perusahaan maupun perorangan, yang aktif dan berpengetahuan luas mengenai negara-negara dan wilayah ekonomi dari SACC. Pada kesempatan ini, anggota SACC yang hadir berdiskusi khususnya isu-isu legal yang terkait dengan bisnis dan investasi Swiss di Indonesia.

Yasonna juga sempat bertemu dengan perwakilan dari Japan Tobacco International (JTl) dan Zurich Insurance Company Ltd pada pertemuan penting ini.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT