ADVERTISEMENT

Susi Curhat Dimarahi Penumpang Hingga Susi Air Terancam Ditutup, Ada Apa?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 18 Jul 2022 11:56 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti/Foto: ANTARA FOTO
Jakarta -

Susi Pudjiastuti, pendiri maskapai Susi Air bercerita soal sulitnya bisnis penerbangan saat ini. Susi mengatakan semua harga produksi penerbangan naik, khususnya avtur. Kondisi maskapainya pun babak belur saat ini.

Dia bercerita maskapainya baru saja menaikkan harga tiket pesawat Rp 100.000 per orang. Seiring dengan kenaikan itu protes dari berbagai pihak langsung datang kepadanya.

Ia mengaku Susi Air diancam ditutup Kementerian Perhubungan karena menaikkan harga tiket pesawat perintis. Susi pun tidak gentar.

"Bulan kemarin sudah tidak kuat keuangan kami. Saya terpaksa tiket perintis biasa Rp 250.000, saya tambah surcharge Rp 100.000. KPA (kuasa pemberian anggaran Kementerian Perhubungan) langsung ancam surat untuk men-shutdown. Shut down saja saya bilang," curhat Susi dalam webinar APJAPI, ditulis Senin (18/7/2022).

Menurut Susi, tak ada cara lain selain menaikkan harga tiket pesawat agar maskapai bisa beroperasi. Di tengah kondisi babak belur itu, menurutnya protes bukan cuma datang dari Kementerian Perhubungan tapi juga dari penumpang.

"Saya mau bagaimana lagi? Sini naik, sana naik. Kita naikkan Rp 100.000 saja sudah teriak semua orang. Marah semua ke kita. Kita ini babak belur malah dimarahin orang," ujar Susi.

Dalam hitungan Susi, komponen avtur berkontribusi pada 28-34% pada pengoperasian pesawat propeller yang dioperasikan Susi Air. Harga avtur sudah naik 50% katanya. Eks Menteri Kelautan dan Perikanan itu memaparkan pada Januari avtur cuma Rp 12.000, namun saat ini sudah mencapai Rp 18.197 per liter.

"Jadi sudah naik Rp 6.200 itu berarti sudah 50% kenaikannya. Plus PPN nambah 10%," kata Susi.

Komponen lainnya yang juga mengalami kenaikan harga adalah untuk keperluan pemeliharaan alias MRO dan juga harga spare part impor yang makin mahal. Biayanya bertambah untuk uang transportasi dan logistik ke dan dari berbagai daerah pedalaman yang dilayani Susi Air.

Tekanan juga belum berakhir buat Susi, dia mengatakan harga sewa hanggar di bandara juga mengalami kenaikan dua kali lipat.

"Kemudian cost Angkasa Pura, contoh hanggar di Padang for no reason tahun ini naik dua kalinya, sama juga di Papua," kata Susi.

Lihat juga video 'Susi Air Laporkan Pejabat Malinau Buntut Insiden Pengusiran Pesawat':

[Gambas:Video 20detik]



(hal/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT