ADVERTISEMENT

Bahlil Maafkan Holywings soal Promo Minuman

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 20 Jul 2022 16:16 WIB
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia cek gerai Holywings
Foto: Ilyas Fadilah/detikcom: Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia cek Holywings
Jakarta -

Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia kembali menyinggung kasus yang menimpa Holywings. Kasus tersebut terkait promo minuman gratis untuk yang bernama Muhammad dan Maria serta masalah izin usaha.

Dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan II Tahun 2022, Bahlil menyebut Holywings mengaku salah. Kementerian Investasi/BKPM sedang menyiapkan solusi terbaiknya.

"Tuhan saja, kita ini kalau sudah dosa, kita minta ampun kepada tuhan, tuhan memaafkan. Kalau kita ini lagi cari cara bagaimana agar bisa baik semuanya," ujar Bahlil di Kementerian Investasi, Jakarta Selatan, Rabu (20/7/2022).

Holywings mengakui promosinya berlebihan dan mengganggu suasana kebatinan sebagian kelompok masyarakat. Namun, Bahlil menyebut Holywings berperan dalam menciptakan 3.000 lapangan pekerjaan, termasuk untuk UMKM. Menurutnya setiap outlet memiliki manajemen dan PT yang berbeda-beda.

Bahlil mempertanyakan penutupan gerai Holywings yang saat ini terjadi. Banyak gerai Holywings ditutup atas kesalahan yang dilakukan satu gerai.

"Contoh kamu punya nama Ani. Tina juga namanya (panggilan) Ani. Kamu membuat kesalahan, begitu kamu membuat kesalahan, karena sama-sama nama Ani, Tina juga dihukum. Ini yang terjadi sekarang. Menurut kamu bijak nggak?," kata Bahlil

Jadi, karena satu nama semua berdampak secara sistematik. Bahlil menyebut akan terus mencari jalan terbaik.

Di satu sisi, Holywings melakukan kesalahan sehingga harus taat pada hukum negara, Di sisi lain, harus ada solusi bijak untuk keberlangsungan lapangan pekerjaan yang selama ini terjalin dengan baik.

Lihat juga video 'Pengamat Nilai Keputusan Anies Tutup Holywings Sudah Tepat':

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT