ADVERTISEMENT

Kepala BKN Bilang Nanti Jabatan PNS Hanya untuk Pembuat Kebijakan

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 21 Jul 2022 11:33 WIB
Presiden Joko Widodo menghadiri HUT ke-47 Korpri di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (29/11/2018). Jokowi berselfie bersama aparatur sipil negara (ASN).
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengungkap ke depan pegawai negeri sipil (PNS) hanya untuk jabatan pembuat kebijakan saja. Jadi, pelayanan publik itu hanya menjadi pegawai pemerintah dengan sistem kontrak.

"Jabatan pelayanan publik itu ke depan akan menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. PNS ini lebih kepada jabatan-jabatan pembuatan kebijakan, dan itu juga berlaku di seluruh dunia," katanya dalam Rakornas Kepegawaian 2022 yang disiarkan di YouTube ASNPelayanPublik, Kamis (21/7/2022).

Dengan begitu, menurutnya jumlah PNS akan berkurang lebih banyak lagi. Seperti saat ini, Bima bilang jumlah PNS juga sudah berkurang dari sebelumnya 4,5 juta orang menjadi 3,9 juta.

"Jumlah PNS 3,9 juta orang. Sudah turun dari sebelumnya 4,5 juta. Jumlah ini kemudian ditambah pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja 351 ribu lebih terutama guru guru kita akan menerima PPPK jumlah yang besar," ungkapnya.

Menurutnya, banyak negara tidak lagi ada istilah PNS hanya ada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Secara internasional, profesi-profesi mulai dari pemadam kebakaran, polisi, pekerja sosial, guru, dan petugas kesehatan bukan PNS.

"Di luar sana secara internasional terminologi civil servant and government works ada dua. Kita juga membedakan itu. Bedanya di luar PPPK kita tidak mendapatkan pensiun, di luar dapat. Kalau kita lihat di Amerika, firefighter police, social workers, teachers, health worker itu semua PPPK dan bukan PNS," jelasnya.

Ia kemudian juga mencontohkan negara seperti Australia yang tidak memiliki PNS, tetapi semua pegawai pemerintahan masuk dalam pegawai kontrak. "Di Australia pembuat kebijakan pun masuk dalam PPPK, mereka mengerjakan proyek secara proyek base kalau selesai mereka bisa keluar meneruskan proyek lain," tutupnya.



Simak Video "Kisah Mochi, Anjing PNS Semarang Ikut Cari Potongan Tubuh Majikan"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT