ADVERTISEMENT

Saran Puan, Upah Minimum 2023 Mengacu Lonjakan Harga Bahan Pokok

Tim detikcom - detikFinance
Kamis, 21 Jul 2022 18:15 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan kunjungan ke Desa Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Puan ikut menanam bawang sambil mendengarkan keluh kesah para petani bawang di Brebes.
Foto: Dok Tim Puan
Jakarta -

Ketua DPR Puan Maharani mendorong penyusunan upah minimum 2023 mempertimbangkan lonjakan harga bahan pokok. Ia mengingatkan pentingnya memperkuat daya beli masyarakat yang sangat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Kita harus bisa memperkuat daya beli masyarakat demi kepentingan pertumbuhan ekonomi Negara. Salah satunya melalui kenaikan upah minimum bagi pekerja," kata Puan dalam keterangan tertulis Kamis (21/7/2022).

Pembahasan upah minimum 2023 yang akan dimulai pada Agustus mendatang dinilai membutuhkan terobosan sesuai kebutuhan saat ini. Menurut Puan, kenaikan inflasi yang menggerus daya beli masyarakat harus disiasati dengan pemberian kesesuaian upah minimum.

"Fenomena tingginya berbagai kebutuhan pokok yang berpotensi semakin meningkat dapat memperburuk daya beli masyarakat. Jika kenaikan upah minimum sangat kecil, tentunya akan semakin berdampak pada pertumbuhan ekonomi," ucap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR itu.

Rata-rata kenaikan upah minimum tahun 2022 secara nasional hanya 1,09 persen. Kenaikan upah minimum tahun ini berada di bawah inflasi yang terus meningkat dan diperkirakan menyentuh 5 persen akhir tahun nanti.

"Walaupun Indonesia diprediksi aman dari resesi, tapi Negara harus memikirkan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah. Harus ada intervensi dalam mengatasi naiknya harga-harga kebutuhan pokok," ungkap Puan.

Bersambung ke halaman berikutnya. Langsung klik di sini

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT