ADVERTISEMENT

Bahlil Ungkap Gaji PNS Kalah Jauh dari Omzet Jualan Seblak hingga Cireng

Ilyas Fadilah - detikFinance
Jumat, 22 Jul 2022 08:00 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan pers terkait pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP), Hak Guna Usaha (HGU), dan Hak Guna Bangunan (HGB) terhadap sejumlah perusahaan di Kantor BKPM, Jakarta, Jumat (7/1/2022). Pemerintah pada Senin (10/1/2022) akan mencabut 2.078 izin usaha tambang batu bara yang sudah diberikan kepada para pengusaha karena para pelaku usaha tersebut tidak pernah memanfaatkan IUP serta tidak pernah menyampaikan rencana kerja kepada pemerintah pemerintah. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Jakarta -

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membandingkan profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan pengusaha. Menurutnya, menjadi pengusaha lebih produktif ketimbang jadi PNS.

Dalam acara Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perseorangan di Medan, Bahlil mencontohkan profit usaha kuliner jualan seblak, cireng dan baso aci yang lebih tinggi dari gaji PNS.

Salah satu pelaku UMK yang menjalankan bisnis tersebut diajak berdialog oleh Bahlil. Menurutnya ia menghasilkan omzet Rp 20 juta per bulan, dengan profit 40% atau sekitar Rp 8 juta.

"Oke lah omzet Rp 20 juta, profit Rp 8 juta per bulan. Gaji PNS golongan 3 Berapa?," tanya bahlil kepada peserta acara, Kamis (21/7/2022).

Mantan ketua HIPMI itu menyebut gaji PNS golongan 3 sekitar Rp 3,4 juta. Jumlah tersebut kalah jauh dibandingkan omzet seorang pedagang seblak.

Bahkan menurutnya proses administrasi melamar PNS butuh biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu ia mendorong masyarakat agar mempertimbangkan menjadi pengusaha.

"Panggil teman-teman yang lain yang belum usaha buat usaha. Daripada selesai kuliah di USU bawa ijazah pulang ke rumah, tunggu pengumuman pembukaan PNS, baru mendaftar," katanya menambahkan.

Meskipun mendaftar PNS disebutnya bagus, menurutnya menjadi pengusaha punya kesempatan lebih bagus. Apalagi pengusaha bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Sayangnya, profesi pengusaha belum banyak dilirik masyarakat. Dari survei yang pernah dilakukan di kampus, hanya 3%-4% mahasiswa tertarik menjadi pengusaha. Sisanya lebih memilih sektor lain seperti PNS, perbankan, atau karyawan swasta.

"Mana ada karyawan kaya. Kalau PNS ya ngabdi negara. Kaya nggak, miskin nggak. Kalau temen-temen mahasiswa cita-cita pengen kaya jalurnya ambil satu, jadi pengusaha," pungkasnya.



Simak Video " Kata Anies Gaji PNS DKI Fresh Graduate Rp 12-18 Juta, Faktanya?"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT