ADVERTISEMENT

Sandiaga Bicara Pentingnya Anak Muda, Ekonomi, dan UMKM

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 22 Jul 2022 17:37 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di Semarang, Sabtu (16/7/2022).
Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikJateng
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menilai generasi muda dapat berperan penting dalam menginisiasi kerja sama dengan semua pihak untuk membangun perekonomian yang inklusif dan membangun UMKM yang tangguh.

"Ini adalah tugas utama kita bersama dengan Y-20 untuk menekankan pentingnya hak cipta sebagai cara kita untuk memastikan adanya akses pada pendanaan dan membangun program yang bisa mempromosikan produk-produk ekonomi kreatif dan pariwisata," kata Sandiaga dalam rangkaian talk show KTT Y-20 di Jakarta, Selasa (18/7/2022) lalu.

Untuk itu, Sandiaga mengapresiasi Y-20 yang saat ini berupaya menyelesaikan dampak digitalisasi dan inovasi serta praktik bisnis yang berkelanjutan termasuk wirausaha sosial. Ia mengajak generasi muda untuk bisa menciptakan lapangan tenaga kerja melalui adaptasi, kolaborasi, dan inovasi.

Sementara Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan finalisasi pedoman G-20 di Bali.

Ia mengatakan, dalam pilar pemberdayaan anak muda dan perempuan, terdapat upaya untuk mengatasi kesenjangan upah berbasis gender dan mendorong agar peran perempuan lebih strategis, serta memberikan pelatihan yang layak dan memadai bagi anak muda.

"Sangat penting bagi kita untuk mempersiapkan generasi muda untuk punya keterampilan kerja. Bagi anak muda dan para delegasi, dukungan Anda untuk rekomendasi dari kelompok kerja kami akan sangat penting. Harap terus meningkatkan kesadaran tentang inklusivitas gender, serta dorong terbentuknya rencana aksi," jelas Angela.

Menteri Pemuda Uni Emirat Arab (UEA) Shamma Al Masrui menjelaskan bagaimana pemerintahnya telah meluncurkan sejumlah inisiatif agar pemuda dapat ikut terlibat dalam pengambilan keputusan. UEA memiliki Dewan Pemuda yang tidak hanya tersebar di tingkat provinsi, tetapi juga kementerian dan swasta. UEA juga memiliki kebijakan satu pemuda di semua dewan.

"Di UEA, kita percaya bahwa potensi pemuda tidak ada batasnya. Kepemimpinan negara kami percaya masing-masing insan pemuda punya potensi tumbuh yang tak terbatas dan bisa berkontribusi," ungkap Shamma.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT