ADVERTISEMENT

Unit Usaha Hyundai Diduga Pekerjakan Anak di Bawah Umur, Ada yang 12 Tahun

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 23 Jul 2022 17:00 WIB
Ilustrasi fokus (bukan buat insert) 31 Pekerja Proyek Trans Papua Dibunuh (Luthfy Syahban/detikcom)
Foto: Ilustrasi
Jakarta -

Salah satu anak usaha Hyundai Motor Co dilaporkan mempekerjakan anak usia di bawah umur di pabrik produsen suku cadang di Montgomery, Alabama.

Dikutip dari Reuters, disebutkan ada tiga pekerja yang usianya masih di bawah umur dan delapan orang yang sebelumnya pernah bekerja di perusahaan tersebut.

Paling muda, usianya baru menginjak 12 tahun dan menjadi operator produksi di pabrik stamping logam yang dioperasikan oleh SMART Alabama LLC. SMART ini adalah perusahaan yang memasok suku cadang untuk berbagai mobil dan SUV di Montgomery.

Dalam sebuah pernyataan yang diterima setelah pemberitaan Reuters disebutkan, Hyundai tidak memberikan toleransi terkait praktik ketenagakerjaan untuk anak di bawah umur.

"Kami punya kebijakan dan prosedur yang mengharuskan seluruhnya patuh terhadap peraturan lokal, negara bagian dan federal," tulisnya, dikutip dari Reuters, Sabtu (23/7/2022).

Dalam pernyataan terpisah, SMART menyampaikan telah mengikuti peraturan yang berlaku dan menampik tuduhan terkait mempekerjakan anak di bawah umur itu.

Perusahaan menyebut jika saat ini mereka menggunakan jasa agen untuk menyalurkan pekerjaan sementara. Pihak SMART juga tidak menjawab pertanyaan detil terkait pekerja tersebut.

Sebelumnya dilaporkan seorang anak migran asal Guatemala hilang pada Februari lalu di Alabama. Anak perempuan berusia belasan tahun ini ternyata ditemukan bekerja di pabrik dan mereka tidak bersekolah.

Juru bicara kantor Kejaksaan Agung Alabama Mike Lewis tidak menyampaikan komentar apapun terkait temuan ini. Departemen Tenaga Kerja Alabama sedang berkoordinasi dengan Departemen Tenaga Kerja AS untuk penyelidikan kasus ini.

(kil/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT