ADVERTISEMENT

Ragam Biang Kerok yang Bikin Proyek Strategis Nasional Molor

Ilyas Fadilah - detikFinance
Selasa, 26 Jul 2022 13:45 WIB
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebut sebanyak 38 proyek strategis nasional (PSN) akan dikerjakan pada tahun 2021.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo mengatakan, terdapat 150 isu yang dihadapi dalam pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN). Isu tersebut merupakan jumlah kolektif dari 208 proyek dan 10 program PSN.

Wahyu menyebut ada lima permasalahan utama yang masih menjadi PR. Satu yang paling menyulitkan adalah masalah pengadaan tanah.

"Kita sudah punya PP terkait pengadaan tanah. Tapi tetap ini masih muncul karena adanya konflik-konflik di lapangan. Dan terkait tata ruangnya dan di sekitar lahan yang masih harus kita selesaikan," katanya dalam konferensi pers di Gedung Ali Wardhana, Jakarta Pusat, Selasa 26 Juli 2022.

Wahyu mencatat 41 proyek terhambat masalah pengadaan tanah. Misalnya, terkait belum terbitnya izin pelepasan kawasan hutan, pembebasan tanah, pengadaan tanah, hingga sengketa lahan.

Masalah lain yang menjadi kendala adalah perizinan. Ada 31 proyek mengalami isu ini, seperti rencana penambahan lingkup pembangunan hingga perubahan desain.

Kendala selanjutnya berkaitan dengan pendanaan dan pembiayaan. Tercatat 15 proyek menghadapi isu seperti kebutuhan anggaran yang meningkat, belum ditentukannya ketersediaan pembiayaan proyek, hingga komitmen dari APBN.

Wahyu mengungkapkan, anggaran semakin terbatas akibat program pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan COVID-19. Sehingga, pihaknya harus melihat proyek prioritas mana yang harus dialokasikan.

Masalah konstruksi menjadi kendala yang terakhir. Sebanyak 37 proyek PSN mengalami masalah seperti kurangnya tenaga kerja, permasalahan dari alam, dan lain sebagainya.



Simak Video "Ratas PSN, Jokowi: Prioritaskan yang Berdampak Langsung ke Ekonomi Rakyat"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT