Pemakaian Bio Fuel 2015 Ditargetkan 5%
Selasa, 20 Jun 2006 15:49 WIB
Denpasar - Pemerintah Indonesia menargetkan tahun 2015 bahan bakar minyak (BBM) akan digantikan dengan bio fuel sebesar 5 persen."Target 2015 kita akan mensubstitusi 5 persen BBM yang harganya makin tinggi dan jumlahnya makin terbatas," kata Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono dalam jumpa persnya usai pembukaan Oil Palm International di Bali International Covention Center, Nusa Dua, Bali, Selasa (20/6/2006). Acara ini dibuka oleh Wapres Jusuf Kalla.Indonesia ke depan akan mengembangkan bio fuel dari minyak sawit, jarak dan tebu. "Kita saat ini sudah ketinggalan dari Brasil, AS dan Eropa yang sudah melakukan substitusi itu," ujarnya."Kita akan berusaha mengejar ketinggalan dengan berbagai cara. Deptan akan menyiapkan bibit unggul sawit, tebu dan jarak," ujarnya.Selain itu akan ditingkatkan produktivitas dengan benih yang bermutu dan teknologi tanam berkelanjutan dan ramah lingkungan. "Jika tidak, maka produktivitas kita akan rendah dan merugi," tuturnya.Saat ini, luas lahan sawit Indonesia sebesar 5,4 juta hektar dengan produksi 12 juta ton. "Akhir 2006 akan mencapai 14 juta ton," katanya.Pemerintah nantinya akan mengembangkan lahan sawit di Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Sedangkan di Sumut akan ditutup karena tidak ada lagi lahan. "Nantinya lahan sawit akan disubsidi dengan bunga 5 persen. Indonesia negara nomor dua produsen sawit," terangnya.
(mar/)











































