ADVERTISEMENT

PNS Dapat Jatah Pelatihan 20 Jam Setahun, biar Tambah Pintar

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Rabu, 27 Jul 2022 10:51 WIB
Jakarta-Indonesia, civil servants within the TNI AU attend the flag ceremony to commemorate the 71th anniversary of the Air Force.
Foto: Getty Images/Yamtono_Sardi
Jakarta -

Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib meningkatkan kompetensinya. Untuk itu, pemerintah memberikan perhatian terhadap pengembangan kompetensi (bangkom) ASN dengan menempatkan peningkatan kualitas SDM aparatur menjadi program prioritas nasional serta memberikan hak ASN untuk mengembangkan kompetensi sebesar 20 jam per tahunnya.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Utama LAN Reny Suzana saat memberikan sambutan pada Webinar

"Digitalisasi Bangkom untuk Mewujudkan ASN Merdeka Belajar" yang diselenggarakan secara blended di Aula Prof. Agus Dwiyanto, Kantor LAN Veteran, Selasa (26/7/2022).

Ia menambahkan, kualitas ASN dari tahun ke tahun terus mengalami perubahan yang signifikan, namun jika dilihat dari parameter global, baik secara Global Competitiveness Index dan Human Development Index, Indonesia masih berada di bawah negara lain di Kawasan Asia Tenggara, untuk itu pengembangan kompetensi memainkan peranan kunci untuk mempersiapkan generasi mendatang yang mampu berkompetisi di kancah global.

"Maka bangkom harus terus beradaptasi dengan segala perubahan seiring dengan perkembangan teknologi yang berubah dengan cepat, maka digitalisasi bangkom menjadi salah satu upaya dalam menaikkan training rate yang masih relatif rendah" ujarnya.

Reni juga menambahkan, bangkom mau tidak mau harus berubah, kita tidak boleh mempertahankan cara-cara yang konvensional, melainkan cara baru dengan pemanfaatan teknologi informasi, selain itu juga transformasi bangkom yang semula berbasis pada training development menuju kepada learning development, konteks ini bertujuan untuk menyiapkan SDM dengan talenta unggul dan berkinerja tinggi.

"Melalui konsep ASN merdeka belajar, menjadi sebuah langkah strategis dalam menciptakan ASN unggul di dunia birokrasi, maka dibutuhkan peran Lembaga pelatihan dan biro SDM/kepegawaian untuk menawarkan berbagai program pengembangan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dan tantangan di masa yang akan datang" ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT