ADVERTISEMENT

Daftar Harga Mi Instan yang Kenaikannya Tak Bisa Dihindari

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 28 Jul 2022 16:09 WIB
Konflik Rusia-Ukraina: Dampak bagi Indonesia, harga mi instan, pupuk hingga bunga kredit bisa naik
Konflik Rusia-Ukraina: Dampak bagi Indonesia, harga mi instan bisa naik
Jakarta -

Harga mi instan diprediksi mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Pemicu kenaikan harga mi instan ini ialah perang yang dilakukan oleh Rusia dan Ukraina. Gara-gara perang tersebut, sejumlah negara mengalami krisis pangan.

Perang antar-kedua negara tersebut membuat produksi dan distribusi berbagai komoditas dari kedua negara jadi terganggu. Sementara kedua negara itu merupakan negara penghasil gandum terbesar dunia sekitar 30-40% dari kebutuhan dunia. Karena itu harga mi instan di Indonesia diramal naik.

Dengan situasi perang saat ini, membuat gandum menjadi langka karena pasokan terhambat. Sementara gandum adalah salah satu bahan baku mi instan. Alhasil, kenaikan harga gandum di pasar internasional otomatis ikut mengerek harga mi instan di dalam negeri.

Wanti-wanti Jokowi dan Moeldoko Harga Mi Instan Bakal Naik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan perang Ukraina dan Rusia yang tak kunjung selesai menimbulkan dampak persoalan pangan dunia, salah satunya mahalnya harga gandum.

"Pangan juga sama, seluruh dunia naik, ada yang naiknya sudah 30 persen, ada yang naiknya sudah 50 persen," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Medan, Kamis (7/7/2022) lalu.

Presiden mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati atas mahalnya harga komoditi pangan dunia, utamanya harga gandum. Hal ini karena Indonesia masih mengimpor gandung dari luar negeri. "Yang suka makan roti, yang suka makan mie bisa harganya naik," sebut Jokowi.

Selain Jokowi, kenaikan harga mi instan ini juga sudah diwanti-wanti oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Ia mengatakan perang Rusia-Ukraina membuat harga produk turunan gandum seperti mi instan menjadi naik. Hal ini tidak bisa dihindari.

"Harga Super Mie, Indomie, tetek bengek mie-mie itu akan naik, nggak bisa dihindari," kata Moeldoko dalam Seminar Wawasan Kebangsaan: Strategi Pemerintahan Jokowi Menjaga Keseimbangan Stabilitas & Keterbukaan di Era Disrupsi Informasi beberapa waktu yang lalu.

Serangan Rusia ke Ukraina Dapat Menaikan Harga Mi Instan di Seluruh Dunia, Termasuk IndonesiaSerangan Rusia ke Ukraina Dapat Menaikan Harga Mi Instan di Seluruh Dunia, Termasuk Indonesia Foto: ABC Australia

RI Impor Gandung Bikin Harga Mi Instan Bisa Naik

Jokowi memaparkan Indonesia impor gandum dengan jumlah yang besar. "Kita juga impor gandum gede banget. 11 juta ton impor gandum kita. Ini hati-hati," sebut Jokowi.

Kenaikan harga gandum, kata Jokowi, faktor utamanya adalah perang Rusia dan Ukraina. Jokowi mengatakan harga harga gandum naik karena stok di Rusia dan Ukraina tidak bisa dijual.

"Di Ukraina saja ada stok gandum. Waktu saya ke sana, saya tanya langsung ke Presiden Zelensky, berapa stok yang ada di Ukraina, 22 juta ton, stok nggak bisa dijual, kemudian ada panen baru ini ada 55 juta ton. Artinya sudah 77 juta ton," tutur Jokowi.

"Di Rusia sendiri, saya tanya ke Presiden Putin, ada berapa stok di Rusia, 130 juta ton," sambungnya.

Harga Mi Instan Saat Ini

Berdasarkan pantauan detikcom di Tokopedia, Kamis (28/7/2022), harga mie instan untuk Indomie goreng rata-rata dijual Rp 2.700 per bungkus, ada juga pedagang yang menjual di harga Rp 2.990 per bungkus. Kemudian untuk Indomie Soto rata-rata dijual Rp 2.700 hingga Rp 2.775.

Untuk merek mi instan lainnya seperti Mie Sedaap, rata-rata pedagang menjualnya dengan harga Rp 2.600 per bungkus untuk rasa soto kuah. Sedangkan untuk Mie Sedaap goreng harganya sekitar Rp 2.800 hingga Rp 2.900 per bungkus.

Beralih ke e-commerce lain seperti Shopee, harga mi instan merek Indomie dijual mulai dari Rp 2.790 hingga Rp 3.000 untuk semua varian. Sedangkan untuk harga Mi Goreng Jumbo rata-rata Rp 3.800 per bungkus.

Kemudian harga mi instan lainnya, yakni Mie Sedaap, pedagang menjualnya di harga Rp 2.550 per bungkus untuk rasa soto. Ada juga pedagang yang menjual Mie Sedaap goreng 5 bungkus di harga Rp 16.100.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT