ADVERTISEMENT

Pengumuman! Bulan Depan Tangkap Ikan di Laut Dibatasi

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 28 Jul 2022 22:53 WIB
Nelayan.  dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Foto: Dikhy Sasra: SIap-siap nangkap ikan di laut bakal dibatasi
Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengumumkan akan menerapkan penangkapan ikan terukur (PIT) yakni penangkapan ikan di laut nantinya akan diberikan kuota dari pemerintah. Program ini direncanakan akan diuji coba mulai Agustus 2022.

"Implementasi penangkapan terukur kami sudah sangat siap Insya Allah uji coba awal Agustus ini di beberapa lokasi uji coba," kata Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Muhammad Zaini, dalam konferensi per virtual, Kamis (28/7/2022).

Ia menyebutkan sejumlah persiapan mulai dari awal penerimaan ikan, mekanisme penerimaan negara bukan pajak (PNBP), hingga timbangan elektronik untuk mencatat semua hasil tangkapan nelayan juga diklaim sudah siap.

"Dermaga sebagian besar sudah kami siapkan agar semua ikan didaratkan bisa lakukan penimbangan, timbangkan elektronik juga sudah siap, sistem juga harus siap. Kemudian pencatatan terhadap produksi perbedaannya hari ini produksi itu kita dapatkan laporan dari pelaku usaha. Tetapi nanti kalau PIT sudah dilaksanakan semua ikan didaratkan pasti akan tercatat karena tidak keluar dari dermaga," jelasnya.

Zaini menjelaskan dengan program PIT ini hasil penangkapan ikan akan diperketat. Pasalnya setelah mendarat hasil ikan nelayan harus langsung ditimbang di tempat. Kontrol kapal juga terus dipantau dari berangkat hingga mendaratkan hasil tangkapan.

"Berapa hari melaut kembali ke pelabuhan dia wajib mendaratkan ke hanya satu pelabuhan. Jadi nanti masing-masing kapal diberikan satu pangkalan. Datang masuk langsung ditimbang dicatat di sistem kita hanya perlu 6 detik langsung tercatat semua," ungkapnya.

KKP menyatakan kebijakan tersebut meringankan pengusaha. Langsung klik halaman berikutnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT