Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 2007 6,3%
Rabu, 21 Jun 2006 17:30 WIB
Jakarta - Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2007 sebesar 6,3 persen. Sedangkan defisit anggaran diproyeksikan menurun menjadi Rp 33,3 triliun atau 0,9 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).Sementara asumsi nilai tukar dalam APBN 2007 ditetapkan Rp 9.400 per dolar AS, inflasi 6,5 persen, Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 3 bulan 8,5 persen, harga minyak US$ 60 per barel dengan lifting 1 juta barel per hari.Demikian penjelasan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam jumpa pers bersama Menko Perekonomian Boediono dan Meneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta, usai sidang kabinet di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (21/6/2006).Kenaikan anggaran belanja negara juga naik menjadi Rp 726,3 triliun dengan perincian belanja pusat Rp 479,7 triliun dan daerah Rp 246,6 trilyun. "Sehingga surplus defisit anggaran mencapai Rp 33,3 triliun atau 0,9 persen dari PDB yang akan dibiayai dari pembiayaan dalam negeri Rp 55,7 triliun dan pembiayaan luar negeri netto minus 22,4. Itu yg akan kita sampaikan ke DPR pada awal Juli," papar Sri.Pembiayaan defisit tahun 2007 yang sebesar Rp 33,3 triliun berasal dari pinjamanprogram Rp 12,2 triliun dan pinjaman proyek Rp 21,7 triliun. Pembayaran cicilan pokok utang luar negeri tahun 2007, yang akan dibayarkan Rp 56,3 triliun dan pinjaman baru Rp 33,9 triliun. "Jadi netto minus Rp 22,4 triliun. Ini artinya utang luar negeri makin menurun. Tahun ini negatif Rp 12,9 triliun," ujar Sri.
(ir/)











































