ADVERTISEMENT

Sri Mulyani Tak Rela RI Dibanjiri Hoax!

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 04 Agu 2022 15:33 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berbicara bagaimana pentingnya keterbukaan informasi untuk publik. Ia tak ingin Indonesia dibanjiri dengan informasi yang tidak benar atau biasa disebut hoax.

"Jangan sampai negara kita dibanjiri dan didominasi oleh informasi yang tidak benar, yang terus menerus diproduksi dan difabrikasi oleh mereka yang tidak menginginkan Indonesia menjadi negara yang fokus untuk memajukan dirinya dan fokus untuk menjaga kesatuan dan persatuan, serta membangun untuk menjadi negara yang maju, adil, dan makmur," katanya dalam Webinar Keterbukaan Informasi Publik, Kamis (4/8/2022).

Ia juga mendorong agar Kementerian/Lembaga juga berupaya untuk membersihkan informasi di masyarakat yang menyesatkan. Artinya, tugas dari pemerintah juga untuk memberikan informasi yang benar, kredibel, tepat waktu dan berkualitas.

"Ini untuk terus membersihkan ruang publik dari berbagai informasi yang mungkin tidak akurat atau sengaja dibuat tidak akurat dan menyesatkan, yang bisa mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara," lanjutnya.

"Upaya yang terus dilakukan dan saya gembira kita juga akan umumkan hal-hal yang dilakukan Kementerian Keuangan tidak hanya sekedar bagi dan upload informasi ke website tapi memberikan data dan informasi dalam level informatif," tuturnya.

Sri Mulyani juga mengingatkan, keterbukaan informasi ini merupakan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi dijamin UUD 1945.

"Artinya untuk menjaga mendapatkan informasi yang akurat, tepat waktu, dan berkualitas, tantangan dengan era informasi muncul melalui teknologi digital dan informasi yang berasal dari teknologi informasi yang begitu sangat luar biasa berubah," tutupnya.



Simak Video "Prediksi Harga Minyak, Batu Bara dan CPO Versi Sri Mulyani"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT