ADVERTISEMENT

Pasokan Sudah Aman, Malaysia Siap Ekspor Ayam Sebentar Lagi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 04 Agu 2022 15:45 WIB
Stok Ayam Menipis, Pemerintah Singapura Impor Ayam dari Indonesia
Pasokan Sudah Aman, Malaysia Siap Ekspor Ayam Sebentar Lagi/Foto: Getty Images/iStockphoto/Sean_Kuma
Jakarta -

Malaysia akan menghentikan larangan ekspor ayam pada 31 Agustus 2022. Hal ini diungkapkan Menteri Pertanian dan Industri Makanan Malaysia Ronald Kiandee.

"(Larangan ekspor) akan berakhir pada 31 Agustus 2022," kata Ronald dikutip dari Channel News Asia, Kamis (4/8/2022).

Memang sebelumnya pemerintah Malaysia telah melarang ekspor hingga 3,6 juta ekor ayam. Hal ini dilakukan demi mengatasi pasokan dan harga ayam di Malaysia.

Lalu Singapura yang merupakan konsumen ayam Malaysia telah mengumumkan untuk membeli ayam di negara lain seperti Indonesia dan Thailand.

Kiande menyebut telah menggelontorkan US$ 247 juta untuk membantu para peternak ayam sejak 5 Februari lalu. Lalu memberikan subsidi RM 748 juta yang disetujui pada Juli lalu. Nah skema subsidi yang diberikan ini juga akan berakhir pada 31 Agustus.

Dengan dicabutnya larangan ekspor tersebut, maka ada kemungkinan Singapura akan kembali membeli ayam kampung hidup dan ayam hitam dari Malaysia.

Anggota parlemen Kluang Wong Shu Qi mengungkapkan kebijakan larangan ekspor ayam itu merupakan hal yang tidak tepat. Pasalnya larangan ini membuat Singapura mencari tempat lain untuk membeli ayam.

"Kita kehilangan pasar dan pelanggaan," jelas Wong dalam sidang parlemen.

Pernyataan itu diberikan ketika Kiandee melarang sementara ekspor untuk mengatasi pasokan bahan pangan di dalam negeri.

Pada 1 Agustus pemerintah menginformasikan kepada anggota parlemen bahwa Malaysia saat ini sedang dalam kondisi kelebihan pasokan dan bisa mengekspor ke negara lain.

"Saat ini kami mampu memproduksi 106% kebutuhan ayam di dalam negeri. Artinya kita sudah mampu untuk melakukan ekspor lagi," jelas dia.

(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT