Baterai ABC Palsu Marak di 3 Provinsi

Baterai ABC Palsu Marak di 3 Provinsi

- detikFinance
Jumat, 23 Jun 2006 14:23 WIB
Jakarta - Baterai ilegal jenis ABC biru palsu marak ditemukan di 3 provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Konsumen diminta waspadai baterai palsu yang bisa merusak peralatan elektronik karena gampang bocor.Dari hasil operasi pasar terhadap 21 ribu toko yang ada di 3 provinsi itu, ditemukan 246 toko menjual baterai palsu.Dampaknya produksi dari PT International Chemical Industry menurun 44 persen, dibanding periode yang sama tahun 2005.Pendapatan pekerja ikut turun 30 persen dibanding rata-rata tahun sebelumnya.Terdapat pula potensi hilangnya penerimaan negara. Serta potensi penambahan limbah berbahaya (B3).Demikian hasil pertemuan Departemen Perindustrian dengan manajemen PT International Chemical Industry dan sejumlah perusahaan lainnya, di Gedung Departemen Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (23/6/2006).Pertemuan yang diprakarsai Menteri Perindustrian Fahmi Idris, diikuti pula oleh Dirjen Bea Cukai, Bareskrim, Kejagung, Departemen Hukum dan HAM, TNI, BIN, DPR, Kadin, dalam rangka penanganan pencegahan barang ilegal.Menurut Dirjen Industri Elektronika Depperin, Abdul Wahid, pihaknya telah mengirim surat ke Polda 3 provinsi itu, namun hingga kini belum ada tanggapan. Baterai ilegal ini terdeteksi sejak April 2006.Disinyalir produk palsu ini berasal dari Cina dengan kualitas yang sangat rendah dan daya tahannya hanya 40 persen.Perbedaan baterai palsu dari yang asli terlihat dari kemasan plastiknya yang tidak rapi. Di atas kepala baterai terdapat ring plastik warna merah gelap dan plat seng cekung ke dalam.Sementara di tampak bawah terdapat tulisan kadaluwarsa yang lebih kecil dan ujung kutub negatif juga lebih kecil. Pada kotak asli tertulis "Ramah lingkungan dan ICSA 2005". Sedangkan yang palsu tertulis "Superbrand dan ICSA 2004". (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads