ADVERTISEMENT

Tengok Gurita Bisnis Haji Isam, Hartanya Baru Nambah Rp 500 M

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 08 Agu 2022 16:45 WIB
Pabrik biodiesel milik pengusaha asal Kalimantan Selatan Haji Isam baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Momen Haji Isam Setiri Jokowi/Foto: Pool/Biro Setpres/Muchlis Jr
Jakarta -

Belum lama ini PT Jhonlin Agro Raya Tbk secara resmi telah mencatatkan sahamnya di pasar modal. Diketahui bahwa Emiten berkode JARR ini merupakan milik Haji Samsudin Andi Arsyad atau yang tenar dikenal sebagai Haji Isam.

Dalam debutnya pada Kamis (4/8) kemarin, harga saham JARR melesat 24,67% ke Rp 374/unit dan menyentuh Auto Reject Atas (ARA). Sebanyak 168,4 juta saham JARR ditransaksikan senilai Rp 61,12 miliar.

JARR sendiri akan melepas 1.222.950.000 lembar saham atau setara 15,29% dari total saham yang dicatatkan. Harga saham yang sudah ditetapkan pada Rp 300 per lembar saham. Dengan begitu total dana segar yang akan diraup perusahaan Rp 366,88 miliar.

Dengan kenaikan harga sahamnya dan menyentuh ARA di hari pertama perdagangan di pasar sekunder membuat nilai kapitalisasi pasarnya naik Rp 592 miliar menjadi Rp 2,99 triliun.

Kini JARR telah IPO dan sahamnya dapat ditransaksikan di pasar sekunder. Dengan kenaikan harga saham JARR yang menyentuh ARA tersebut, jika dikalkulasi secara kasar, kekayaan Haji Isam naik Rp 501 miliar.

JARR dikendalikan oleh PT Eshan Agro Sentosa yang merupakan anak usaha dari Jhonlin Group. Jadi bisa dibilang JARR adalah cucu usaha Johnlin Group yang merupakan perusahaan privat.

Johnlin Group merupakan perusahaan milik Andi Arsyad atau Haji Isam, sosok sentral di Kalimantan, khususnya wilayah selatan pulau, yang terkenal karena membangun perusahaannya dari nol.

Pria kelahiran 1 Januari 1977 ini pernah menjadi seorang sopir. Ia mengawali bisnisnya dari nol dengan menjadi pekerja perkayuan, tukang tebang, hingga sopir angkutan.

Pria yang berasal dari Bone, Sulawesi Selatan ini pun mendapat jalan ke dunia pertambangan lewat seorang pengusaha Tionghoa-Surabaya. Dari situ, Haji Isam berani membuka usahanya sendiri.

Dalam catatan detikcom, salah satu bidang usahanya yaitu pertambangan. Perusahaan pertambangan Haji Isam disebut-sebut dapat menambang hingga 400 ribu ton batu bara per bulan. Omzet yang diperoleh setiap bulannya bisa mencapai Rp 40 miliar.

Selain tambang, pria asal Bugis ini juga memiliki usaha di bidang lain lewat bendera Jhonlin Group. Beberapa usaha lainnya ada yang bergerak di dunia media, penyewaan jet pribadi, properti, dan lain sebagainya. Bahkan, perusahaannya ini juga memiliki sebuah tim mobil balap bernama Jhonlin Racing Team.

Tidak berhenti di sana, adapun salah satu pabrik biodisel di Kalimantan Selatan yang dikelola oleh PT Jhonlin Agro Raya (JAR), anak usaha Jhonlin Group, belum lama ini telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Oktober 2021 lalu.

Namanya pun semakin tenar setelah viral mengadakan pesta lamaran anaknya, Liana Jhonlin yang digelar secara mewah. Acara tersebut dilangsungkan di rumahnya di Banjarmasin, Kalsel. Acara itu menghadirkan artis papan atas Indonesia, bahkan pengisi acara dijemput menggunakan jet pribadi.

Jadi tidak heran bila Haji Isam disandangkan status crazy rich.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT