ADVERTISEMENT

Polling detikcom

Polling: Tarif Ojol Naik, Setuju Nggak?

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 10 Agu 2022 06:00 WIB
Tarif ojol naik
Foto: Tim Infografis, Fuad Hasim
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menaikkan tarif ojek online (ojol) per 4 Agustus 2022. Penyesuaian diberlakukan terhadap besaran biaya jasa batas bawah, batas atas, dan biaya jasa minimal.

Naiknya tarif ojek online tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor KP 564 Tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi. Aturan berlaku sejak ditetapkan 4 Agustus 2022.

"Dalam KP 564 Tahun 2022 ini kami telah melakukan evaluasi batas tarif terbaru yang berlaku bagi ojek online," kata Direktur Jenderal Perhubungan Kemenhub Hendro Sugiatno dalam keterangan tertulis dikutip Selasa (9/8/2022).

Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang) masuk zona II dengan biaya jasa minimal antara Rp 13.000-13.500 (sebelumnya Rp 8.000-10.000) untuk 5 km pertama. Setelah itu, berlaku tarif per km yakni batas bawah Rp 2.600/km (sebelumnya Rp 2.000) dan batas atas Rp 2.700/km (sebelumnya Rp 2.500).

Lalu wilayah Sumatera, Jawa (selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan Bali masuk zona I dengan biaya jasa batas bawah Rp 1.850/km, biaya jasa batas atas Rp 2.300/km, dan biaya jasa minimal Rp 9.250 sampai Rp 11.500 (sebelumnya Rp 7.000-10.000).

Sedangkan untuk Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku dan Papua masuk zona III dengan biaya jasa batas bawah Rp 2.100/km, biaya jasa batas atas Rp 2.600/km, dan biaya jasa minimal Rp 10.500-13.000 (sebelumnya Rp 7.000-10.000).

Alasan tarif ojek online naik karena menyesuaikan biaya bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan lain yang semakin mahal. Penyesuaian ini disebut sudah berdasarkan hasil survei kepada masyarakat khususnya pengguna ojek online terkait kemampuan membayar (ability to pay/ATP) dan kemauan membayar (willingness to pay/WTP).

"Alasan kenaikan dengan mempertimbangkan kenaikan bahan bakar dan kebutuhan lain, di samping juga aspirasi dari para mitra," kata Kepala Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Pitra Setiawan kepada detikcom.

Bagaimana menurut detikers, apakah setuju dengan kenaikan tarif ojek online? detikcom membuka polling sampai Kamis (11/8) jam 9 pagi. Jangan lupa sertakan alasan terkait polling yang dipilih.

Simak video 'Pantang Menyerah Driver Ojol di Tengah Keterbatasan Disabilitas':

[Gambas:Video 20detik]



(aid/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT