ADVERTISEMENT

Bertemu Mentan, Bos Indomie Tertarik Garap Sorgum, Gantikan Gandum?

Ilyas Fadilah - detikFinance
Jumat, 12 Agu 2022 22:31 WIB
Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Franciscus Welirang
Foto: Dokumen http://www.franciscuswelirang.com: Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Franciscus Welirang
Jakarta -

Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang mendukung upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mengatasi krisis pangan global. Salah satunya dengan memanfaatkan sorgum sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

"Kita dengan Pak Mentan SYL (Syahrul Yasin Limpo) memperbincangkan banyak hal, tapi intinya bagaimana kita saat ini bisa mengembangkan bahan baku lokal seperti sorgum. Jadi, nanti ada program pengembangan tanaman sorgum bersama-sama," kata pria yang akrab disapa Franky, dikutip dari keterangan tertulis Kementerian Pertanian, Jumat (12/8/2022).

Menurut Franky pengembangan sorgum sangat penting untuk mensubstitusi tepung terigu berbahan gandum impor yang saat ini mulai sulit didapatkan. Menurut Franky, Indofood sebagai produsen pangan berbasis gandum siap melakukan proses pengolahan sorgum. Sementara pemerintah konsentrasi pada ranah produksi.

"Pertanian dalam bidang budi daya dan kami (pengusaha) dalam bidang prosesnya. Apalagi produk tepung ini kan berkembang terus, akan ada produk baru yang berkembang. Yang pasti inisiasinya dari Kementan," tambahnya.

Konsumsi gandum per kapita penduduk Indonesia tahun 2019 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) adalah 30,5 kg/tahun. Kebutuhan gandum terbesar adalah untuk industri produk pangan olahan, seperti mie instan, kue, dan roti.

Gejolak dunia akibat pandemi COVID-19, perubahan iklim, hingga konflik Rusia-Ukraina semakin mengancam krisis pangan global. Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri menambahkan pemerintah wajib mengingatkan masyarakat dan juga pelaku industri pangan terhadap potensi krisis pangan tersebut.

"Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah mensubstitusi kebutuhan bahan pangan impor dengan bahan baku lokal. Untuk kebutuhan industri pangan olahan berbasis tepung terigu, Pemerintah mulai menggalakkan penanaman sorgum, singkong dan sagu yang dapat mensubstitusi gandum," tutur Kuntoro.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT