Salut! Begini Beratnya Perjuangan Kurir yang Antar Paket ke Pedalaman

ADVERTISEMENT

Salut! Begini Beratnya Perjuangan Kurir yang Antar Paket ke Pedalaman

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Minggu, 14 Agu 2022 18:30 WIB
Akbar Fadilah adalah satu dari sebagian kurir TIKI yang bertugas mengirimkan paket barang hingga ke daerah pedalaman seperti Baduy Dalam dan Baduy Luar. Begini kiprahnya.
Foto: Rachman_punyaFOTO

Untuk ke Baduy Dalam, Akbar bisa berjalan kaki lebih dari 30 menit untuk sampai ke tempat tujuan dan memakan waktu yang sama untuk kembali ke kendaraan yang ada di parkiran.

Pria kelahiran 1995 ini mengungkapkan dalam bertugas sebagai kurir ada beberapa pengalaman yang dia rasakan. Misalnya dia pernah menanyakan alamat namun orang yang ditanya justru memberitahunya alamat yang salah. Sehingga dia tersasar dan harus kembali bertanya kepada warga sekitar.

Kemudian dia juga pernah melewati jembatan gantung ketika membawa paket dan hampir jatuh, namun dia selamat. Lalu ketika melewati jalan kecil terjal berbatu dia yang saat itu mengendarai sepeda motornya jatuh dan badannya kotor penuh tanah.

Tak cuma itu Akbar menceritakan di wilayah Cirinten dia harus melewati kebun karet. Dia sedang apes, ban motornya bocor dan dia harus mendorong motor sekitar 2 km sampai bertemu dengan tukang tambal ban.

Saat masih menggunakan sepeda motor, Akbar bisa menghabiskan bensin 3-4 liter bensin per hari untuk mengantar ke wilayah Baduy.

"Tapi ada juga pengalaman yang menyenangkan, kalau saya ke Baduy Dalam sini kan suka bingung ya cari alamat. Warganya yang ramah-ramah langsung membantu saya, ngantar ke rumah penerima. Anak-anaknya juga ramah, jadi istilahnya saya dikawal sama mereka untuk sampai ke alamat tujuan," jelas pria yang hobi sepakbola ini.

Akbar menjelaskan untuk TIKI Serang juga selalu mendukung potensi Banten dengan mengkampanyekan Ayo ke Banten dengan media sosial yang dimiliki. Jadi setiap Sabtu dan Minggu konten yang ditayangkan khusus potensi-potensi yang ada di Banten. Selain itu,TIKI Serang juga bermitra dengan channel YouTube Gelas Kosong sejak 9 bulan lalu untuk promosi ekspedisi dan membahas tentang potensi Banten.

Peneliti Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Eliza Mardian mengungkapkan kurir di wilayah pedalaman bisa memfasilitasi masyarakat untuk menjalankan roda perekonomian dengan berbisnis.

Karena itu pemerintah juga harus memaksimalkan potensi platform digital agar pihak ekspedisi bisa makin memperluas dan meningkatkan layanan agar usaha-usaha kecil di daerah bisa bertransformasi ke digital.



Simak Video "Polisi Ringkus 2 Pria di Asahan Sumut, 15 Kg Sabu Diamankan"
[Gambas:Video 20detik]

(kil/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT