ADVERTISEMENT

UMKM Sulit Berkembang? Ini Solusinya

Tim detikcom - detikFinance
Minggu, 14 Agu 2022 12:49 WIB
Ilustrasi UMKM
Foto: dok. Tokopedia
Jakarta -

Perusahaan inkubator bisnis untuk UMKM, KAYA.ID bekerja sama dengan sustainability experts Jangjo dan Setali Indonesia, bersama UMKM Creative Entrepreneur meluncurkan kampanye bertajuk 'Yang Keren yang Jaga Bumi'. Adapun dalam hal ini lebih dari 100 produk lokal ramah lingkungan akan tersedia untuk dibeli konsumen Indonesia lewat online platform LokalKorner.

Kerja sama dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini dilakukan karena UMKM menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Dengan kontribusi sebesar 57,24 persen dari total PDB Indonesia.

Chief Executive Officer and Founder KAYA.ID, Nita Kartikasari mengatakan, dengan kampanye itu jika konsumen membeli satu produk. Maka setiap konsumen akan ikut serta dalam #WiseinWaste movement dan men-support ide kreatif para creative entrepreneur.

Untuk produk-produk yang dapat dibeli antara lain home decor, fashion aksesoris, kerajinan tangan dan sabun hasil karya: Booklet, Eco Green Team Pedia, Fumibix, GORI The Label, Guru Batik, I Want To Smell The Perfume, Mortier, Powl Studio, Tejas dan Usaha Karya Mandiri.

"Banyak dari UMKM Indonesia yang belum mengetahui bagaimana cara memproduksi produk berkelanjutan, atau mereka tidak berani untuk memulai. Ada kemungkinan mereka belum mengetahui apa itu beda nya recycling vs upcycling di mana ada proses pemisahan produk," kata Nita dalam keterangannya, Minggu (14/8/2022).

Menurutnya UMKM penting mulai belajar dari sekarang tentang bisnis berkelanjutan. Mengingat dengan meningkatnya tren untuk produk berkelanjutan dan lebih banyak konsumen yang bersedia membayar lebih untuk produk keberlanjutan.

"Bayangkan jika 1 persen saja dari 64 juta pelaku UMKM paham dan peduli terhadap sustainability, maka akan terjadi perubahan yang signifikan terhadap bumi kita," jelasnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT