ADVERTISEMENT

Tarif Ojol Belum Naik Ya, Mundur ke 29 Agustus!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 15 Agu 2022 07:00 WIB
ojol
Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban
Jakarta -

Rencana kenaikan tarif ojek online (ojol) diundur. Awalnya, kenaikan tarif ojol mau dilakukan 14 Agustus kemarin, namun tiba-tiba Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutus tarif ojol baru akan naik 29 Agustus 2022 mendatang.

Seperti diketahui, Kemenhub sendiri sudah merilis aturan soal patokan tarif ojol baru. Hal itu dituangkan dalam Keputusan Menteri Perhubungan (KM) Nomor 564 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan yang ditetapkan sejak 4 Agustus.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno menyatakan pihaknya baru saja melakukan peninjauan kembali terhadap waktu penerapan aturan tarif ojek online ini. Hasilnya, butuh waktu lebih lama untuk melakukan sosialisasi sebelum KM 564 bisa diterapkan.

Selain karena peninjauan kembali yang dilakukan pihaknya, Hendro menegaskan penambahan waktu sosialisasi ini juga dilakukan berdasarkan masukan dari berbagai pihak.

"Berdasarkan hasil peninjauan kembali diperlukan waktu yang lebih panjang untuk melakukan sosialisasi terhadap tarif baru ini bagi seluruh pemangku kepentingan, mengingat moda angkutan ojol berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas," papar Hendro dalam keterangannya, Minggu (14/8/2022).

Penerapan tarif baru ojek online dilakukan per tanggal 29 Agustus 2022 atau 25 hari kalender sejak aturan KM 564 ditetapkan per tanggal 4 Agustus kemarin. Awalnya, penerapan tarif baru dilakukan hari ini atau 10 hari setelah aturan ditetapkan.

"Pemberlakuan efektif aturan ini ditambah menjadi paling lambat 25 hari kalender," ujar Hendro.

Driver Ojol Buka Suara

Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono menyatakan pihaknya mempersilakan apabila Kemenhub mau melakukan sosialisasi dan memundurkan penerapan kenaikan tarif. Dia meminta kenaikan tarif ini harus benar-benar diterapkan saat tanggal 29 Agustus dan tidak ada lagi alasan penundaan.

Igun mengingatkan jangan sampai kenaikan tarif yang sudah diumumkan sejak seminggu lalu hanya jadi prank alias tipuan bagi para driver. Seakan-akan pernyataan kenaikan tarif ojol dari Kemenhub hanya lah harapan palsu untuk para driver.

"Kami berikan masa sosialisasi hingga 25 hari. Tapi, jangan sampai menimbulkan presepsi di kalangan mitra pengemudi bahwa KM 564 tahun 2022 hanyalah sebagai prank atau lelucon. Dibuat untuk memberikan harapan sesaat saja, ada barangnya namun tidak boleh disentuh atau dimanfaatkan dengan baik oleh para mitra pengemudi ojol," sebut Igun ketika dihubungi detikcom.

"Kalau masih ditunda juga maka dapat dipastikan KM 564 tahun 2022 ini hanya sebuah prank atau lelucon untuk membuat mitra ojol senang sesaat," tegasnya.

Rincian Kenaikan Tarif Ojol ada di halaman berikutnya



Simak Video "Besok Tarif Ojol Naik, Ini Daftar Tarif Baru"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT