ADVERTISEMENT

Jokowi Bangga Ekonomi RI Paling Cepat Pulih dari Pandemi, Tumbuh 5,4%

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 16 Agu 2022 14:26 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Pidato Nota Keuangan di Gedung MPR/DPR dengan membanggakan ekonomi Indonesia yang masih tumbuh di tengah pandemi.

Bahkan, kata Jokowi, Indonesia mendapatkan apresiasi sebagai salah satu negara yang berhasil mengatasi pandemi dan memulihkan ekonominya dengan cepat.

"Pemulihan ekonomi Indonesia dalam tren yang terus menguat, tumbuh 5,01% di Triwulan I dan menguat signifikan menjadi 5,44% di Triwulan II-2022," kata Jokowi, Selasa (16/8/2022).

Ia mengatakan, sektor-sektor strategis seperti manufaktur dan perdagangan tumbuh secara ekspansif, didukung oleh konsumsi masyarakat yang mulai pulih serta solidnya kinerja ekspor. Neraca perdagangan telah mengalami surplus selama 27 bulan berturut-turut.

"Sektor manufaktur yang mengalami pemulihan kuat menopang tingginya kinerja ekspor nasional. Hal ini mencerminkan keberhasilan strategi hilirisasi industri yang kita jalankan sejak 2015," ucapnya.

Menurut Jokowi, tingginya kinerja ekspor juga didukung oleh sektor pertambangan seiring meningkatnya harga komoditas global. Sektor transportasi dan akomodasi yang paling terdampak pandemi juga mulai mengalami pemulihan.

"Masing-masing tumbuh 21,3% dan 9,8% pada Triwulan II-2022. Pada Juli 2022, Indikator Purchasing Managers' Index (PMI) meningkat menjadi 51,3%, mencerminkan arah pemulihan yang semakin kuat pada Semester II," ujarnya.

Jokowi menambahkan, laju inflasi Indonesia masih jauh lebih moderat dibandingkan dengan negara lain. Per Juli, tingkat inflasi Indonesia sebesar 4,9% (YoY).

"Hal itu ditopang oleh peran APBN dalam menjaga stabilitas harga energi dan pangan. Konsekuensinya, anggaran subsidi dan kompensasi energi pada tahun 2022 meningkat menjadi
Rp 502 triliun," katanya.

(ang/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT