Pemprov Riau Ingin Jadi Kawasan Perdagangan Bebas Baru
Senin, 26 Jun 2006 18:00 WIB
Jakarta - Tidak mau kalah dengan Provinsi Kepulauan Riau, Pemprov Riau usul wilayah Dumai dijadikan kawasan perdagangan bebas baru. Langkah ini demi mendukung kegiatan di zone ekonomi spesial (ZES) Batam, Bintan dan Karimun yang MoU kerjasama pengelolaannya telah ditandatangani Presiden Susilo B. Yudhoyono bersama PM Singapura, Lee Hsien Loong, kemarin."Potensi ekonomi Riau Kepulauan lebih besar. Secara nasional proyek gas and oil 60 persen ada di Riau, perkebunan 30 persen," ujar Gubernur Riau, Rusli Zaenal, di Kantor Wapres, Jakarta, Senin (26/6/2006).Untuk mewujudkan niat tersebut, Pemprov Riau berencana membangun jalan tol di sepanjang pantai timur Riau yang hampir seluruhnya di tepi Selat Malaka.Infrastruktur lain juga dibangun di sana, mulai dari kawasan industri, fasilitas pelabuhan dan terminal feri yang digarap bekerjasama dengan pihak Malaysia.Atas usulannya, Wapres Jusuf Kalla menyambut baik bahkan berencana meninjau langsung pelaksanaan proyek di atas yang kini tengah dikerjakan."Wapres beri apresiasi tinggi. Karena beliau sebagai pelaku ekonomi sadar intensitas tinggi ekonomi di Riau tidak mungkin memberikan nilai tambah tanpa di dukung infrastruktur yang baik," ujarnya.
(qom/)











































