ADVERTISEMENT

Sri Mulyani Ungkap 'Senjata Andalan' yang Bikin Ekonomi RI Tumbuh 5,44%

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 18 Agu 2022 17:14 WIB
Pemulihan ekonomi nasional di tahun 2021 masih memiliki tantangan besar. COVID-19 masih menjadi faktor ketidakpastian alias hantu pemulihan ekonomi.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Ekonomi Indonesia mampu tumbuh di angka 5,2% di kuartal II 2022. Ekonomi Indonesia bisa tumbuh tinggi berkat keuangan negara yang ditopang oleh pajak.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, keuangan negara telah bekerja sangat keras saat pandemi. Saat pandemi terjadi, banyak belanja yang dilakukan untuk melidungi masyarakat dari ancaman COVID-19, musibah ekonomi dan kerentanan sosial.

"Dengan uang negara yang berasal dari pajak kita mencoba memulihkan ekonomi kita," katanya dalam acara Pajak Bertutur 2022, Kamis (18/8/2022).

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I 2022 tumbuh di atas 5%. Kemudian, di kuartal II 2022 lebih tinggi mencapai 5,44%.

"Ini adalah sebuah gambaran instrumen keuangan negara yang sumber utamanya dari pajak menjaga perekonomian, menjaga negara dan menjaga bangsa kita," ujarnya.

Lanjutnya, pemerintah akan terus meningkatkan kemampuan dalam mengumpulkan penerimaan pajak. Hal itu salah satunya ditandai dengan lahirnya Undang-undang Nomor 7 Tahun 2022 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

Undang-undang itu mengatur sejumlah hal penting, di antaranya pengungkapan sukarela, pengaturan perdagangan elektronik, hingga kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) 1%.

"Ini semua dilakukan agar kita mampu menyehatkan kembali keuangan negara sesudah lebih dari 2 tahun bekerja keras melindungi rakyat dan melindungi ekonomi serta memulihkan perekonoimian kita," jelasnya.

(acd/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT