Jumlahnya Capai Rp 43 T
Pemda 'Belokkan' Dana ke SBI
Selasa, 27 Jun 2006 12:05 WIB
Jakarta - Saat pemerintah pusat dibelit defisit anggaran, ternyata banyak pemda yang mengalami surplus. Namun surplus dana itu ternyata sebagian besar justru 'dibelokkan' ke investasi Sertifikat Bank Indonesia, bukan untuk pembangunan daerah.Jumlah dana yang 'dibelokkan' pun tak tanggung-tanggung. Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI) hingga Mei 2006, dana milik pemda yang ditempatkan ke SBI ternyata sudah mencapai Rp 43 triliun."Ini agak ironis. Di tingkat pusatnya kita defisit, bahkan harus mengeluarkan surat utang negara. Tetapi yang kita sudah didaerahkan (ditempatkan ke daerah) atau dana yang sudah didesentralisasikan ternyata belum tergunakan," ujar Menkeu Sri Mulyani.Ia menyampaikan hal tersebut dalam rapat kerja dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (27/6/2006).Namun Sri Mulyani menggarisbawahi 'pembelokan' investasi itu tidak dilakukan oleh seluruh daerah. Menurut dia, ada daerah yang memang setiap kali mendapat transfer dana pembangunan langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan.Akan tetapi, lanjut Sri Mulyani, banyak daereh yang anggarannya surplus, sehingga penyerapan dan penggunaan dananya masih belum optimal."Sehingga kemudian total pengeluaran pemerintah yang seharusnya bisa memberi stimulus ekonomi tidak terjadi secara optimal," ujar Sri Mulyani.Untuk itu, Sri Mulyani meminta DPD memberi sumbang saran mengenai hal ini. Khususnya dalam hal penggunaan dana untuk bisa mencapai tujuan pertumbuhan ekonomi peningkatan kesempatan kerja serta pengurangan pengangguran.
(qom/)











































