AS-Taiwan Mau Bahas Perjanjian Dagang, China Bisa Naik Pitam Nih

ADVERTISEMENT

AS-Taiwan Mau Bahas Perjanjian Dagang, China Bisa Naik Pitam Nih

Ilyas Fadilah - detikFinance
Senin, 22 Agu 2022 08:51 WIB
Ada Apa di Balik Kunjungan Mendadak 5 Anggota Parlemen AS ke Taiwan?
Foto: DW (News)
Jakarta -

Amerika Serikat (AS) mengumumkan akan memulai negosiasi perdagangan formal dengan Taiwan. Hal ini dilakukan beberapa minggu setelah kunjungan kontroversial Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan.

Kantor Perwakilan Dagang AS mengatakan, kesepakatan ini mulai dibicarakan pada awal musim gugur. Diskusi mereka akan mencakup pembicaraan tentang fasilitasi perdagangan, perdagangan digital dan standar anti-korupsi.

Hubungan antara AS dan China semakin tegang setelah kunjungan Pelosi. Rencana kerjasama perdagangan antara AS dan Taiwan dimulai pertama kali pada Juni lalu.

"Kami berencana untuk mengejar jadwal yang ambisius yang akan membantu membangun ekonomi abad ke-21 yang lebih adil, lebih sejahtera, dan tangguh," kata Deputi Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat Sarah Bianchi, dikutip dari BBC, Senin (22/8/2022).

Tahun 2020 nilai perdagangan antara AS dan Taiwan bernilai hampir US$ 106 miliar.

Sebagai informasi, pengumuman kerjasama AS-Taiwan keluar saat China melakukan latihan militer terbesarnya di sekitar Taiwan. Ini juga dilakukan setelah kunjungan Pelosi pada awal Agustus.

Di bawah "Kebijakan Satu China", AS mengakui dan memiliki hubungan formal dengan China ketimbang Taiwan. Namun, AS tetap mempertahankan hubungannya erat yang "tidak resmi" dengan Taiwan, termasuk melanjutkan penjualan senjata agar negara itu bisa mempertahankan diri.

Beijing melihat negara kepulauan itu sebagai wilayah pemberontak yang harus disatukan dengan daratan. Namun, Taiwan adalah pulau yang memiliki pemerintahan sendiri dan menganggap dirinya berbeda dari daratan.

Secara terpisah pada hari Kamis, diplomat tinggi AS untuk Asia Timur Daniel Kritenbrink mengatakan, pemaksaan Beijing yang meningkat mengancam perdamaian dan stabilitas Selat Taiwan.

"Kami akan terus mengambil langkah tenang, tetapi tegas untuk menegakkan perdamaian dan stabilitas dalam menghadapi upaya berkelanjutan Beijing untuk melemahkan Taiwan. Dan untuk mendukung Taiwan sejalan dengan kebijakan lama kami," katanya.



Simak Video "Ketua DPR AS Nancy Pelosi Tiba di Taiwan di Tengah Amarah China"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT