Jokowi Tolak Pesanan Beras 2,5 Juta Ton dari China dan Arab Saudi

ADVERTISEMENT

Jokowi Tolak Pesanan Beras 2,5 Juta Ton dari China dan Arab Saudi

Ilyas Fadilah - detikFinance
Selasa, 23 Agu 2022 14:17 WIB
Jokowi Eksklusif CNBC
Foto: Dok CNBC Indonesia
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ada permintaan beras dari China dan Arab Saudi. Rinciannya mencapai 2,5 juta ton dari China, dan 1.000 ton dari Arab Saudi.

Menjual produk pangan memberi peluang saat dunia terancam oleh krisis pangan global. Namun, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia belum berani melakukannya dan menolak permintaan China dan Arab.

"Kemarin dari China minta beras 2,5 juta ton, Saudi minta 1.000 ton beras. Saat ini kita belum berani, kita stop dulu," katanya saat memberi arahan kepada KADIN di Anjungan Riau TMII, Jakarta Timur, Selasa (23/8/2022).

Jokowi menjelaskan Indonesia masih menunggu momen yang tepat. Jika produksi beras meningkat bukan ada potensi Indonesia melakukan ekspor.

"Tapi begitu produksi melompat karena bapak ibu ke situ (meningkatkan produksi), bisa saja kita terjun ke situ dengan harga yang sangat visible, sangat baik," tambahnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi kembali memamerkan capaian Indonesia yang mendapatkan penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI). Penghargaan itu terkait swasembada beras sejak tahun 2019.

"Di sisi lain negara lain kekurangan pangan kita justru dinyatakan sudah swasembada beras. Kita harus waspada iya, hati-hati iya tapi jangan memunculkan sebuah pesimisme, ini sekali lagi yang saya nggak mau," pungkasnya.



Simak Video "Akui Harga Beras Naik, Jokowi: Operasi Pasar Besar-besaran!"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT