ADVERTISEMENT

Dekat Timor Leste, Transaksi di Pasar Wini Pakai Mata Uang Apa?

Inkana Izatifiqa R Putri - detikFinance
Selasa, 30 Agu 2022 10:54 WIB
tapalbataswini
Foto: detikcom/Andhika Prasetia
Timor Tengah Utara -

Pasar tradisional di perbatasan Indonesia dan Timor Leste terkenal dengan keunikannya. Berbeda dari pasar tradisional pada umumnya, kebanyakan pasar di sini merupakan pasar mingguan yang hanya buka satu kali dalam seminggu. Salah satunya seperti Pasar Wini yang berbatasan langsung dengan Distrik Oekusi, Timor Leste.

Pasar Wini buka setiap hari Senin sekitar pukul 07.00-11.00 WITA. Mengunjungi Pasar Wini, Anda akan disuguhkan oleh pemandangan layaknya pasar tradisional pada umumnya. Para pedagang menjajakan barang dagangannya beralaskan terpal. Mereka umumnya menjual kebutuhan sehari-hari mulai dari sembako, sayuran, pakaian, makanan, hingga hasil ternak.

Berlokasi tak jauh dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini, pasar ini pun kerap dikunjungi oleh warga Timor Leste yang ingin berbelanja keperluan sehari-hari. Namun, bagaimanakah kegiatan transaksi jual beli di Pasar Wini?

Seorang pedagang sembako, Samsul bercerita dulunya transaksi di Pasar Wini masih menggunakan dolar Amerika Serikat (AS). Namun, seiring berjalannya waktu, mereka telah menggunakan rupiah sebagai alat pembayaran.

"Dulu sempat pakai dolar, tapi sekarang (transaksi jual beli) sudah pakai rupiah," ungkapnya kepada detikcom baru-baru ini.

tapalbataswini Foto: detikcom/Andhika Prasetia

Senada dengan Samsul, Umar Jaya, seorang pria yang menawarkan jasa penukaran uang di Pasar Wini juga menyampaikan hal serupa. Ia menyebut Pasar Wini telah ada sebelum PLBN Wini diresmikan. Meski sempat sepi lantaran pandemi, Pasar Wini saat ini telah kembali ramai pengunjung.

Soal transaksi, Umar menyebut pengunjung umumnya telah menggunakan rupiah sebagai alat pembayaran. Namun, masih ada penjual ada yang menerima dollar meski jumlahnya tak banyak.

"Pasar Wini buka sudah sejak lama sekitar tahun 2009 sebelum ada PLBN Wini sudah ada. Sebelum pandemi, saat border ditutup tidak ada yang belanja, tapi baru-baru ini setelah border kembali dibuka sudah ada yang belanja ke sini. Soalnya pas pandemi kan dilarang menyeberang. Sekitar jam 9 biasanya sudah mulai ada yang datang dan menukar uang," katanya.

"Transaksi saat ini sudah pakai rupiah memang, tapi ada penjual yang kalau mau terima dollar, ya terima dollar. Kayak saya kalau mau terima dollar, ya terima. Saya sudah lama jadi penukar dollar di sini, kalau pas money changer BRI tutup, menukarnya ke saya. Tapi kalau BRI buka juga kadang ke BRI," lanjutnya.

Berlanjut ke halaman berikutnya >>>

Tonton juga Video: Sah! Kroasia Akan Gunakan Mata Uang Euro Mulai 1 Januari 2023

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT