ADVERTISEMENT

Makin Banyak, Giliran Nokia dan Ericsson Cabut dari Rusia!

Zulfi Suhendra - detikFinance
Selasa, 30 Agu 2022 13:35 WIB
Kantor Nokia
Foto: Reuters
Jakarta -

Produsen ponsel Ericsson dan Nokia berencana akan menutup bisnisnya di Rusia. Ericsson secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Sementara Nokia akan hengkang pada akhir tahun.

Dilansir Reuters, Selasa (30/8/2022), Ericsson sudah menangguhkan bisnisnya pada April. Sementara Nokia, akan melangkah lebih jauh lagi dan hengkang pada akhir tahun.

"Pada tahun lalu, kebanyakan dari pekerja kami di Rusia sudah pergi dari Nokia. Kami juga sudah mengosongkan kantor-kantor kami," ujar juru bicara Nokia.

"Kami akan tetap mempertahankan kehadiran formal kami di Rusia sampai izin penutupan sudah lengkap," tuturnya.

Semakin banyak perusahaan Barat yang menjual bisnis Rusia mereka setelah mengumumkan penangguhan operasi dalam beberapa minggu. Ini tak lain sebagai imbas dari serangan Rusia ke Ukraina.

Dell Technologies Inc (DELL.N) mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah menghentikan semua operasi Rusia setelah menutup kantornya pada pertengahan Agustus.

Ericsson, yang telah menempatkan karyawannya pada cuti berbayar awal tahun ini, juga mencatat provisi 900 juta crown (US$ 95 juta) pada kuartal pertama untuk penurunan nilai aset dan biaya luar biasa lainnya yang terkait dengan pemindahan tersebut.



Simak Video "Militer Rusia Gencarkan Serangan di Ukraina"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT