Pegawai Honorer Dihapus Tahun Depan, Lowongan CPNS Belum Pasti

ADVERTISEMENT

Pegawai Honorer Dihapus Tahun Depan, Lowongan CPNS Belum Pasti

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Minggu, 11 Sep 2022 09:01 WIB
Normal Baru Seleksi CPNS
Foto: detik
Jakarta -

Pemerintah akan menghapus tenaga non-ASN atau honorer pada November 2023 mendatang. Hal ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 49 tahun 2018, dan terbaru lewat surat edaran bernomor B/185/M.SM.02.03/2022 itu diundangkan pada 31 Mei 2022.

Meski penghapusan ini pasti akan dilakukan, belum ada kepastian mengenai nasib para non-ASN ini ke depannya. Bahkan, seleksi CPNS pun belum dapat dipastikan akan dibuka tahun depan selepas penghapusan ini.

"CPNS saya kira masih sama, yakni di sekolah kedinasan di tahun depan ada. Tapi untuk CPNS biasa, kita mesti pemetaan dulu nih," kata Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik (DAKIP) Kementerian PAN-RB Mohammad Averrouce , kepada detikcom, Sabtu (10/9/2022).

Averrouce menambahkan, pihaknya tengah mendiskusikan permasalahan tenaga non-ASN ini dengan beberapa pihak dari pemerintahan serta asosiasi. Oleh karena itu, belum bisa dipstikan terkait pembukaan CPNS di tahun depan lantaran proses pemetaan tenaga non-ASN ini masih terus berjalan.

"Minggu depan Pak Menteri akan menyampaikan (terkait diskusi tenaga non-ASN). 2023 nanti dulu (buka CPNS). kita mesti pemetaan dulu ini," ujar Averrouce.

"Makanya saat ini kita sedang pendataan pegawai non-ASN dan itu sedang berjalan bersama BKN, tentunya ada linknya untuk pendataan," jelasnya.

Dalam proses pendataan ini, ia menyebut, para pejabat daerah atau PPPK juga akan menyerahkan surat pertanggungjawaban mutlak. Dengan demikian, jumlah data tenaga Non ASN ini tidak akan terus bertambah.

"Seluruh Pemda, PPPK menyampaikan data-datanya. Seperti ini profilnya, data-datanya ini, itu di profiling, dilihat gambaran besarnya," ujar Averrouce.

"Nanti (selanjutnya) kita pasti masih ada proses-prosesnya nih. Di 2022 ini kita data dulu," tambahnya.



Simak Video "Nadiem: 320.000 Guru Honorer Akan Diangkat Jadi PPPK Tahun Ini"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT