2 Investor Asing Jadi Target Investasi Otomotif
Senin, 03 Jul 2006 23:41 WIB
Jakarta -
Indonesia membidik dua investor otomotif dunia untuk menanamkan investasinya sebesar US $1,7 miliar tahun ini. Sejumlah insentif tengah dipersiapkan dalam Undang-Undang Penanaman Modal yang baru."Saya sedang membujuk dua perusahaan besar dunia di sektor otomotif, sudah berkali-kali ketemu, lisan, tertulis, dan telepon," ujar Menteri Perindustrian Fahmi Idris saat raker dengan Komisi VI DPR RI, di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (3/7/2006).Ia menjelaskan salah satu investor yang bergerak di bidang otomotif akan menanamkan investasinya mendekati US $1 miliar dan satu investor lagi yang terkait otomotif akan menanamkan investasinya sekitar US $700 juta. "Keduanya akan memutuskan investasinya tahun ini juga," tambah Fahmi. Menurutnya, investasi ini baru tahap pertama dengan total investasi selama 3 tahun. "Itu luar biasa," imbuhnya.Sayangnya, ia tidak mau menyebut 2 investor yang sedang dibidik ini. Hal ini dikarenakan negara pesaing lainnya, seperti Thailand juga menginginkan investor tersebut masuk ke negaranya."Thailand memiliki rangkaian industri pendukung yang lengkap dibandingkan Indonesia. Namun Indonesia memiliki insentif lain yang tidak dimiliki Thailand, yaitu di samping pasar yang besar sistem devisa Indonesia lebih bebas dibanding Thailand," tandasnya.
(wiq/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































