Bocor Data Bikin Heboh, Pemerintah Mesti Apa?

ADVERTISEMENT

Bocor Data Bikin Heboh, Pemerintah Mesti Apa?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 13 Sep 2022 08:50 WIB
Data Penduduk Bocor
Foto: Data Penduduk Bocor (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Masalah kebocoran data tengah menjadi topik yang panas beberapa waktu belakangan ini. Hal itu tak lain setelah kemunculan hacker Bjorka.

Terkait heboh masalah data bocor ini, Ketua Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Muhammad Arif menilai, masyarakat tidak boleh terburu-buru mengambil kesimpulan apalagi untuk menyalahkan pihak-pihak tertentu baik dari lembaga publik maupun privat. Masyarakat diminta juga jangan mempercayai seratus persen informasi yang disebarkan oleh bad actor tengah ramai diperbincangkan.

Menurutnya, data yang diperjualbelikan tersebut adalah hasil fabrikasi untuk kepentingan atau tujuan tertentu. Bukan benar-benar kebocoran data dari single resource.

Lanjut Arif, saat ini pelaku usaha jasa internet di Indonesia yang tergabung di APJII, sudah banyak yang telah menerapkan standar keamanan sesuai SNI maupun ISO 27001 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi).

Agar tak terjadi saling tuding dan lempar tanggung jawab, APJII mengusulkan kepada pemerintah untuk segera melakukan pembagian peran di antara kementrian lembaga dalam hal pertahanan dan keamanan siber serta perlindungan data pribadi.

APJII sebagai pelaku usaha internet juga siap mematuhi seluruh regulasi yang ada sepanjang tidak ada tumpang tindih dan memiliki standar yang menginduk kepada pemerintah. Dengan mematuhi regulasi dan standar yang berlaku, diharapkan pelaku usaha akan terlindung dari jeratan hukum. APJII juga berharap agar pemerintah dapat terus meningkatkan standar keamanan perlindungan data masyarakat.

"Pertahanan dan keamanan di ruang siber ini merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa Indonesia. Tanpa terkecuali. Jadi jangan saling menyalahkan. Dalam rangka meningkatkan pertahanan dan keamanan di ruang siber, APJII juga siap mendukung dan terlibat aktif membantu negara dan masyarakat. Saat ini seluruh anggota APJII memiliki SDM yang handal dan bisa dilibatkan dalam upaya pencegahan kebocoran data negara dan data pribadi," papar Arif dalam keterangannya, Senin (12/9/2022).

Bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT