Target Cukai APBN-P 2006 Naik Rp 2 T
Rabu, 05 Jul 2006 18:57 WIB
Jakarta - Target penerimaan cukai dalam APBN-P 2006 dinaikkan Rp 2 triliun yakni dari Rp 36,5 triliun menjadi Rp 38 triliun. Kenaikan itu disebabkan karena adanya kenaikan penerimaan setelah Harga Jual Eceran (HJE) rokok dinaikkan."Peningkatan penerimaan cukai terjadi karena ada kebijakan pada bulan April yang menaikkan HJE sebesar 10 persen. Nah, itu yang mendongkrak penerimaan," ujar Direktur Cukai Ditjen Frans Rupang usai rapat dengan Panja Bea Cukai di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/7/2006). Pencapaian cukai hingga 23 Juni 2006 mencapai Rp 17,635 triliun, bea masuk Rp 5,442 triliun. Target penerimaan cukai sebagian besar disumbang dari penerimaan rokok. Dari luar cukai rokok, kontribusinya kurang dari Rp 1 triliun atau hanya sekitar Rp 600 miliar.Untuk optimalisasi penerimaan bea cukai, Bea Cukai akan melakukan operasi rokok bercukai palsu. "Ini sedang kita operasi di seluruh Indoneia. Tujuannya bukan menangkap, tapi biar ada efek jera. Kalau ada operasi kan pada takut," ujar Frans. Jika rokok palsu dapat ditekan peredarannya, lanjut dia, maka potensi penerimaan bisa bertambah Rp 150 miliar.
(qom/)











































