Di Malaysia Driver AirAsia Ride Dapat Gaji Rp 10 Juta, di RI Gimana?

ADVERTISEMENT

Di Malaysia Driver AirAsia Ride Dapat Gaji Rp 10 Juta, di RI Gimana?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 19 Sep 2022 14:11 WIB
ojol taksi online airasia
Foto: Dok. IG Tony Fernandes
Jakarta -

AirAsia Ride bakal jadi pemain baru bisnis transportasi online di Indonesia. Layanan ride hailing asal Malaysia ini sedang bersiap-siap untuk masuk ke pasar ride hailing di Indonesia mulai November mendatang.

Layanan transportasi online yang satu grup dengan maskapai penerbangan AirAsia di bawah bendera Capital A ini memiliki perbedaan tersendiri dibandingkan perusahaan ride hailing lainnya. Misalnya saja, macam Grab dan Gojek.

Perbedaan tersebut adalah AirAsia Ride mengangkat para drivernya sebagai karyawan dan menawarkan gaji bulanan, driver posisinya bukan menjadi mitra seperti pada umumnya. Setidaknya, mekanisme status kerja karyawan kepada para pengemudi itu sudah diterapkan di Malaysia.

Manajemen AirAsia Superapps Indonesia sendiri belum mau menjelaskan apakah skema karyawan macam di Malaysia akan diterapkan juga dalam operasinya di Indonesia. Mereka hanya menyebutkan terbuka akan semua opsi kerja sama dengan driver di Indonesia.

"Tentunya kami juga memiliki visi jangka panjang untuk membangun basis pengemudi internal. Dalam prosesnya, kami tetap harus menyesuaikan pada kondisi market setempat serta peraturan pemerintah yang berlaku untuk skema dan model bisnis yang diterapkan," ungkap manajemen dalam keterangan tertulisnya kepada detikcom, Senin (19/9/2022).

Lalu sebesar apa sih gaji bulanan yang berpotensi ditawarkan AirAsia Ride kepada driver?

Bila berpatokan dengan praktiknya di Malaysia, AirAsia Ride menawarkan gaji bulanan ke para drivernya dengan nilai minimum RM 3.000 per bulan atau setara Rp 10 juta (kurs Rp 3.343/RM).

CEO Capital A Tony Fernandes mengatakan selain gaji pokok yang menarik, para driver juga akan mendapatkan fasilitas seperti rekening tabungan Employee Providence Fund (EPF) dan Social Security Organizations (Socso), jaminan kesehatan, cuti tahunan, dan bahkan tunjangan perjalanan. Bisa dibilang, para driver bukan menjadi mitra namun karyawan.

Fernandes juga mengatakan nantinya driver yang berstatus kontrak akan menjadi karyawan full time atau penuh waktu. Jadi, driver juga akan mendapatkan tunjangan yang sama dengan karyawan lainnya.

"Di atas manfaat luar biasa dari makanan AirAsia & AirAsia Xpress masing-masing," ungkap Tony Fernandes katanya dikutip dari Malaymail, Kamis (4/8/2022) yang lalu.



Simak Video "Yang Bikin AirAsia Ride Beda dari Grab dan Gojek"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT